Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Sempat Padam Mendadak, Masyarakat Wewewa Barat Kecam Pelayanan PLN: Dinilai Tidak Profesional

Rian Marviriks Storintt.id
Meski listrik telah kembali normal, kekecewaan warga tidak terbendung. Warga menilai tindakan PLN tersebut tidak profesional dan tidak menghargai pelanggan.

STORINTT – Masyarakat Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, mengecam keras pemadaman listrik secara tiba-tiba yang dilakukan oleh pihak PLN tanpa pemberitahuan, Minggu (18/10/2026).

Pemadaman yang terjadi secara tiba-tiba saat waktu maghrib itu membuat seluruh wilayah sekitar Wewewa Barat gelap gulita. Aktivitas warga pun lumpuh total, banyak warga yang terpaksa menggunakan pelita dan senter HP untuk penerangan.

Bukan hanya gelap, warga mengeluhkan ancaman kerusakan pada alat elektronik mereka. Pasalnya, pemadaman mendadak yang disertai arus listrik tidak stabil saat menyala kembali, sangat berisiko merusak alat elektronik rumah tangga mereka.

“Kami kecewa dengan pelayanan PLN. Listrik padam mendadak tanpa pemberitahuan. Yang kami takutkan itu kulkas, TV, dan alat elektronik lain bisa rusak. Siapa yang mau tanggung jawab kalau sudah rusak?” keluh salah seorang warga Wewewa Barat yang enggan disebutkan namanya, Minggu(18/10/2026).

Namun demikian, berdasarkan informasi yang diperoleh, aliran listrik saat ini dilaporkan sudah menyala kembali.

Meski listrik telah kembali normal, kekecewaan warga tidak terbendung. Warga menilai tindakan PLN tersebut tidak profesional dan tidak menghargai pelanggan.

Seorang warga lainnya mengaku tidak menerima informasi apapun sebelum pemadaman terjadi. Tidak ada pengumuman resmi yang disampaikan melalaui akun media sosial resmi PLN.

“Tiba-tiba saja padam. Tidak ada info sama sekali. Kami kaget karena sedang melakukan aktivitas, kami semua lagi beraktivitas di rumah,” ujar salah seorang warga lainnya kepada media ini. Ia juga meminta namanya untuk tidak diberitakan.

Menurut warga tersebut, pemadaman yang terjadi pada pukul 18.15 WITA dinilai sangat mengganggu. Pada jam tersebut, sebagian besar warga sedang melakukan aktivitas vital di dalam rumah, seperti ibu-ibu yang sedang memasak makan malam, anak-anak yang sedang belajar dan aktivitas lainnya.

Aktivitas tersebut terpaksa terhenti karena kegelapan. Untuk itu, masyarakat Wewewa Barat berharap pihak PLN Rayon SBD dapat lebih profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Jika memang ada jadwal pemeliharaan jaringan, warga meminta agar diberikan pemberitahuan minimal H-1 agar masyarakat dapat melakukan persiapan.

“Kami ini pelanggan. Tolong hargai kami dengan kasih info kalau mau padam. Jangan main padam begitu saja,” tegasnya.***

Tutup
error: Content is protected !!