Soal Pasir Laut, Ketua Komisi II DPRD SBD: Bupati dan Kita Semua Tidak Ada Yang Mau Masuk Penjara
Disisi lain, Heribertus juga menyentil soal pembangunan perumahan kumuh di Kelurahan Weetebula yang disorot belakangan ini.
Menurutnya, ketika melakukan monitoring, pihak DPRD juga menyarankan penerima manfaat untuk bijak dalam menyikapi kondisi saat ini.
“Saran seperti kami disampaikan kemarin untuk pembangunan perumahan kumuh di Kelurahan Weetebula, karena kita ambil pasir dari luar, ada campuran lumpur, bijak dengan hati, terima bantuan pemerintah, cucilah pasir itu supaya keluarkan lumpur.
Kalau paksa pemerintah dengan kondisi seperti saat ini, ambil pasir dari mana? Kan kita yang tinggal dalam itu rumah. Jadi harus bijak, terima itu bantuan, dilakukan dengan baik supaya pemerintah memberi itu bantuan, masyarakat juga menikmati rumah yang kokoh. Itu saran kita,” tuturnya.
Dengan berbagai desakan para aksi massa untyk keluarkan ijin, Heribertus menegaskan bahwa tidak bisa dijawab sekarang ini. Sebab, masih banyak proses yang harus dilalui untuk mendapatkan ijin. Apalagi disebutnya, Kabupaten Sumba Barat Daya tidak memiliki ruang tambang.***
Tinggalkan Balasan