Stefanus Sosa Fasilitasi Petani Porang Untuk Meningkatkan Ekonomi Keluarga: Saya Membantu Supaya Mendapat Harga Yang Layak
“Saya bukan bisnis. Saya hanya fasilitasi mereka(petani porang-red) atau mengarahkan supaya langsung menjualnya dipabrik porang terdekat yang berada di Kadul. Dan itu mereka sudah lakukan hingga merasakan keuntungan dengan harga yang bagus tanpa lagi melalui pihak-pihak lain. Saya sudah sosialisasikan dibeberapa desa sejak beberapa hari lalu dan disambut baik oleh petani porang,” kata Iste Sosa.
Lebih lanjut, Iste Sosa mengatakan, ketika melakukan sosialisasi, ia menampung sejumlah keluhan petani porang. Beberapa diantaranya adalah kesulitan dalam memperoleh pupuk NPK.
Menurutnya, berdasarkan pengalaman petani porang, ketika menggunakan pupuk NPK, tanaman porang bisa langsung dipanen setelah 6 bulan pasca ditanam, serta menghasilkan tanaman yang berkualitas tinggi.
Ia berjanji akan menyampaikan keluhan itu di Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan.
Bukan hanya soal penyediaan pupuk, Iste Sosa juga akan meminta dinas terkait untuk bisa menyediakan bibit tanaman porang demi mendukung usaha petani porang yang berkelanjutan.