Supply Buncis di Dapur SPPG Mandiri Langgalero, Maria Bilang Sangat Membantu Petani
STORINTT – Kehadiran program Makan Bergisi Gratis(MBG) ternyata membawa dampak untuk para petani di pelosok desa, khususnya petani horti.
Selama ini, tantanngan terbesar mereka adalah soal harga pasar yang tak menentu, termasuk ketidakpastian rantai distribusi.
Dengan sinergi yang terus terjalin antara pengelola Dapur MBG dan petani horti di Sumba Barat Daya, khsusnya di Kelompok Persada, tentunya menjadi penopang kesejahteraan petani sekaligus pilar pembentukan generasi masa depan yang sehat dan cerdas.
Demikian yang dialami oleh seorang anggota Kelompok Persada, Desa Kabali Dana, Wewewa Barat, Maria Koni Milla. Menurutnya, kehadiran dapur MBG di Sumba Barat Daya menjadi salah satu jawaban atas kegelisahan dirinya selama ini yang tidak mendapatkan kepastian pasar.
Sebelum program MBG diluncurkan, Maria sudah terlebih dahulu menanam buncis. Hasil panen ia jual di pasar tradisional dengan harga yang tidak pasti. Bahkan, karena tidak habis terjual, ia tidak segan-segan menempuh sistem barter dengan pedagang lain.
Sementara, hasil jualan Maria digunakan untuk kebutuhan sekolah anaknya, termasuk pemenuhan kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.
“Sudah beberapa tahun saya tanam buncis. Sebelumnya saya jual di pasar Waimangura, tapi dengan harga yang tidak menentu. Kalau tidak laku, terpaksa tukar dengan barang lain sudah,” kata Maria yang ditemui di ladang buncis beberapa hari lalu.
Namun demikian, setelah dapur MBG beroperasi di Kabupaten Sumba Barat Daya, Maria mengaku terbantukan.
Ia sudah menyupply buncis tersebut secara rutin. Salah satu dapur MBG yang sering menerima hasil panen buncisnya adalah SPPG Mandiri Langgalero.
“Sudah beberapa kali, bukan hanya di dapur itu saja, tetapi juga dibeberapa dapur lainnya. Kehadiran dapur di Sumba Barat Daya sangat membantu kami petani. Dengan begitu hasil panen kami juga mendapatkan tempat yang pasti untuk kami jual tanpa harus memasarkan lagi di pasar,” ungkap Maria.
Maria berharap supaya dapur MBG tetap bersinergi dengan petani, khususnya Kelompok Persada yang saat ini giat menanam berbagai kebutuhan dapur MBG. Ia juga berjanji akan tetap menjaga kualitas tanaman buncis yang akan dikonsumsi oleh penerima MBG.***