Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tahap-Tahap Dalam Perkawinan Adat Sumba yang Perlu Kamu Tahu

Kalau ada anak perempuan, dan ada persetujuan untuk dipinang, maka keluarga laki-laki dan keluarga perempuan bermusyawarah menentukan tanggal yang disepakati untuk melakukan tahap berikutnya serta jumlah belis yang akan dibawa.

Tahap kettege “ikat adat”

Setelah peminangan diterima, tahap selanjutnya adalah ikat adat “kettege”, sebagai lambang atau simbol kedua pihak keluarga bersatu, dan yang harus dipersiapkan Keluarga perempuan kain dan babi sedangkan Keluarga laki-laki, menyiapkan ranga tagu loka “seekor hewan yang diberikan kepada paman (om) dan teko sebagai tanda ikatan yang kuat antara kedua keluarga.

Baca Juga  Masyarakat Wewewa Barat SBD Dikejutkan Dengan Penemuan Mayat di Lahan Kebun, Diduga Korban Pembunuhan

Saat tiba di rumah orang tua wanita, pria akan membawa tombak dan lolo Teko yang akan diikat jadi satu, sebagai simbol kedua keluarga telah bersatu.

Lalu rombongan pria menyerahkan hewan tagu loka dan omma “mamoli”. Sebagai balasannya keluarga wanita akan memberikan kain “motif sumba” serta satu babi yang sudah dibunuh dan satu lagi babi yang masi hidup, sebagai tanda kesepakatan jumlah welli “belis.

Baca Juga  Anak Tukang Sensor Kayu Dari Wewewa Barat SBD Lulus TNI Angkatan Laut; Menepis stigma pungli

Tahap dikki “pindah”

Dikki merupakan tahap untuk pindah dalam Deke Mawinne. Dikki yaitu wanita yang dipindahkan ke suku atau keluarga pria. Pihak keluarga perempuan akan memberikan barang bawaan berupa peralatan rumah tangga, tempat tidur dan lemari, seekor babi besar yang masih hidup “wawi moripa” dan seekor babi yang sudah mati “wawi mate”, dan sejumlah kain sarung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!