Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tahap-Tahap Dalam Perkawinan Adat Sumba yang Perlu Kamu Tahu

Apabila keluarga perempuan adalah keluarga yang kedudukan sosial ekonominya tinggi maka akan diberi pula kuda jantan “ara Pakalete” sebagai kuda tunggang untuk anak perempuan mereka dan akan dikenakan sebuah gelang “lele”, omma “mamoli” pada anak wanita mereka.

Tahap Masuk Rumah Besar “leduna uma katonga”

Tahap ini merupakan tahap terakhir dalam perkawinan adat Deke Mawinne. Ketika perempuan pindah mengikuti suaminya, maka tahap ini perlu diselesaikan supaya perempuan dan keluarganya bisa melakukan atau pun bertamu dengan bebas dikeuarga laki-laki.

Baca Juga  Kades Wali Ate Alokasikan Anggaran untuk Kegiatan Demplot Hortikultura, Wujud Pemberdayaan Masyarakat

Seandainya tahap ini tidak diselesaikan, maka perempun dan keluarganya tidak bisa memnginjak atau memasuki rumah besar pihak keluarga laki-laki.

Tahap ini juga sering kali diselesaikan memang pada tahap ketiga apabila kelauarga laki-laki sudah melengkapi pembelisan.

Baca Juga  Legenda Watu Maladong di Sumba Barat Daya NTT

Dalam tahap terakhir ini, keluarga perempuan akan membawa nga’a kapepe “nasi dalam bola” dan kaleku “tempat siri pinang”.

Artinya bahwa perempuan akan sudah resmi sebagai bagian dari keluarga laki-laki dan yang menjadi milik laki-laki akan menjadi perempuan juga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!