Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tunjangan Guru Batal Dicairkan Karena Tidak Disiplin, Bupati SBD Minta Kawal Dinas Pendidikan dan SD Poma

Kepada wartawan, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan, dirinya telah meminta guru yang bersangkutan untuk iklaskan tunjangan yang tidak bisa dicairkan karena terbentur dengan aturan.(Dokpri Rian Marviriks)

Bupati Ratu menyebut Lidia merupakan salah satu guru yang sudah mengabdi selama puluhan tahun. Saat ini, Lidia sedang memasuki masa pensiun.

Untuk itu, Lidia sedang mengurus berkas untuk pengajuan tunjangan. Namun, karena tidak bisa dibuktikan melalui absensi maka pihak dinas tidak bisa memproses lebih lanjut.

Dengan rasa tulus dalam menerima persoalan yang terjadi, Bupati Ratu menyebut Lidia sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.

Baca Juga  Ratu Angga Menyala, Paket Rakyat Gugat KPU SBD di Mahkamah Konstitusi, Berikut 8 Poin Tuntutan

“Beliau ini mau masa pensiun, beliau ada urus berkas semua, tetapi beberapa persyaratan masih kurang. Tapi Kepala Sekolah yang ada di SD Poma sangat disiplin, harus mengajar terus, harus hadir terus di sekolah tidak boleh urus yang lain. Sehingga dibuktikan dengan absen, tatap muka, hasil dari absen itu dimasukkan ke dinas untuk diproses. Jadi tidak bisa dicairkan,” ungkap Bupati Ratu.

Baca Juga  Soal Laporan Kehadiran Remigius, Kepsek SDN Gollu Utta Bantah Tudingan Staf Dinas Pendidikan Sumba Barat Daya

Bupati Ratu menyebut SD Poma sebagai salah satu sekolah yang bisa diteladani oleh sekolah-sekolah lain dalam menerapkan kedisplinan para guru.

Kedepannya, dirinya akan terus memantau kedisplinan yang terjadi di sekolah tersebut, termasuk kedisplinan seorang kepala sekolah. Ia juga telah meminta finger print untuk memastikan kehadiran kepala sekola dan guru-guru yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!