Wagub NTT Sebut PPPK NTT Yang Terancam Diberhentikan Akan Disaring Oleh Pimpinan OPD: Rajin Dan Pemalas
STORINTT – Wacana pemberhentian 9.000 tenaga PPPK lingkup Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT) kian menuai sorotan dari berbagai pihak.
Terbaru, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma turut angkat bicara dalam menyikapi polemik soal isu pemberhentian PPPK yang sedang hangat diperbincangkan.
Menurutnya, pemberhentian PPPK NTT akan dilakukan dengan mendengar hasil penyaringan dari seluruh Pimpinan OPD.
Namun, ia meminta para PPPK NTT yang sedang mengabdi supaya tidak terganggu dalam membuktikan kinerja-kinerja mereka.
“Isu mengenai pengurangan ASN, ini sudah merebak dimana-mana, menimbulkan pro kontra, tapi saya berharap ini tidak mengganggu kinerja saudara-saudara sekalian, lakukan yang terbaik, karena nanti para Pimpinan OPD akan menyaring, ini rajin, ini pemalas dan seterusnya. Jadi masing-masing tunjukanlah yang terbaik, supaya bisa bertahan,” kata Johni beberapa hari lalu.
Lebih lanjut, ia menyebut tenaga PPPK NTT yang tidak terpilih atau dipertahankan untuk melanjutkan pengabdian, pemerintah akan mencari solusi supaya tetap berkarya di daerah ini.