Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Walau Sudah Klarifikasi, Kades SBD Buka-Bukaan, Pernah Setor Lewat Staf Dinas PMD dan Camat

Ia menjelaskan, alasan diminta fee dari uang desa yang dicairkan bermacam-macam. Salah satunya supaya proses pencairan cepat dilakukan.(Dok.Istimewa)

TIMEXNTT – Walau sudah klarifikasi, kepala desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur malah buka-bukaan soal pungli.

Bahkan pernah disetor tunai melalui oknum staf Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa(PMD).

Untuk diketahui, pada hari Rabu(22/01/2025) kemarin Kepala Dinas PMD Sumba Barat Daya, Simon Lende mengundang sejumlah wartawan untuk melakukan klarifikasi atas informasi tentang dugaan pimpinan Badan/Dinas yang diduga meminta jata reman kepada desa.

Baca Juga  Ribuan Pendukung Padati Kota Tambolaka Jemput Gustaf SLD, Demokrat PSI PKN Siap Naik Panggung

Meski tidak disebut nama lembaga dan juga nama Pimpinan Dinas/Badan, Simon Lende malah merasa bahwa dugaan meminta jatah reman itu ditujukan kepada dirinya.

Ia merasa bahwasannya dinas yang dipimpinannya bersentuhan langsung dengan pemerintah desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

“Memang dalam pemberitaan itu tidak disebut nama kadis, tetapi saya merasa karena saya pimpinan kadis PMD yang berhubungan langsung dengan kepala desa,” ngaku Simon.

Baca Juga  Susul Panenggo Ede, Kepala Desa Walla Ndimu Diduga Tilap Dana BUMDes Rp82 Juta Sejak Tahun 2022, Siapa Lagi?

“Saya mau mengklarifikasi tentang berita bahwa ada oknum kadis yang melakukan palak ataupun pungli terhadap penyaluran dana desa,” tambah Simon dalam memberi klarifikasi kepada sejumlah wartawan, Rabu, (22/01/2024) di ruang kerjanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!