Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Warga Desa Werilolo SBD Mengadu Karena Nama Tiba-Tiba Hilang Sebagai Penerima PKH, Kadis Sosial: Habis Lebaran Kami Panggil

Rian Marviriks Storintt.id
Namun, ia belum memastikan kendala yang dialami warga tersebut sehingga tidak menerima bantuan sosial berupa PKH tahap I tahun 2026. Untuk itu, Lukas berjanji akan memanggil yang bersangkutan seusai libur lebaran.

“Saya punya uang yang sekian tahun, saya menghadap di Dinas Sosial, ternyata jawabannya sampai sana kan, uangnya mama kan dikasih pulang ke kementerian, kenapa mama tanya di saya? Kenapa uang saya dikasih pulang, bodoh kementerian. Uangnya masyarakat Werilolo, namanya Magdalena,” kata dia dalam video viral tersebut.

Lebih lanjut, dengan penjelasan dari pihak Dinas Sosial, dia merasa kesal karena yang mengetahui kebutuhan atau layaknya masyarakat menerima bantuan sosial adalah pendamping PKH, termasuk pemerintah desa.

Baca Juga  Orangtua Siswa SDN Wanno Talla Yang Sempat Viral Terima Bansos PKH Tahap I 2026

“Habis sekarang, Markus omong, nama baru keluar, sekarang namanya dipending lagi, istilah sistim, kami masyarakat tidak tahun sistim, sementara yang tahu di sini adalah pendamping PKH dan bapak kepala desa,” tegasnya lagi.

Baca Juga  Kadis Sosial SBD Berjanji Publikasikan Data Penerima Bantuan PKH: Tahap 4 Tahun 2025 Ada 54 Ribu KPM

Terkonfirmasi, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumba Barat Daya, Lukas Pati Mone mengaku sudah sudah mengetahui tentang video viral tersebut.

Namun, ia belum memastikan kendala yang dialami warga tersebut sehingga tidak menerima bantuan sosial berupa PKH tahap I tahun 2026. Untuk itu, Lukas berjanji akan memanggil yang bersangkutan seusai libur lebaran.

Tutup
error: Content is protected !!