Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

5 Unit Sumur Bor Dibawah Kendali Dinas Pertanian SBD Bermasalah, Telan Anggaran Rp1,5 Miliar

Salah satunya sempat batal diresmikan oleh Bupati beberapa minggu lalu tepatnya di Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara. (Dokpri Rian Marviriks)

Saat ini, kata Haris, 26 unit sumur bor yang menyebar di 10 kecamatan sudah terealisasi. Namun, 5 diantaranya masih bermasalah karena belum selesai dikerjakan.

Akan tetapi, pihak Dinas Pertanian Sumba Barat Daya sedang melakukan pendekatan dengan kelompok tani supaya pekerjaan tersebut segera diselesaikan.

Baca Juga  UPDATE! Tanaman Jagung Warga SBD yang Jadi 'Tumbal' Proyek Rp300 Juta, PPK Akui Ada Temuan di Lapangan

Dalam kasus ini, Haris menyebut kelompok tani yang bersangkutan menjadi pihak yang paling bertanggungjawab penuh terhadap pekerjaan tersebut. Sedangkan, pihak dinas disebutnya hanya mempunyai kewenangan untuk mengawasi.

“Kita sudah sampaikan juga di Ibu Bupati ini yang 5 unit, kemarin sudah ketemu ibu dua kali malah, jadi sekarang kita tunggu dari kelompok untuk selesaikan,” katanya lagi.

Baca Juga  Oknum Wartawan Jeminikson Dappa Dipolisikan Oleh Sejumlah Pewarta SBD

Pasca dikabarkan bermasalah, Haris membenarkan bahwa Inspektorat telah melakukan pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!