Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

6 Wisata yang Wajib Dikunjung Ketika Berlibur di SBD, Nomor 5 Masih Tersembunyi

Kabupaten itu memiliki beragam panorama alam yang membuatmu tidak bosan-bosan untuk menjelajahinya. Jika hanya satu hari, kamu hanya bisa mendatangi 1 atau 2 destinasi yang berbeda. (Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi kepulaun yang memiliki potensi alam yang telah mendunia.

Selain Manggarai Barat yang punya Labuan Bajo, NTT memiliki pulau kecil lainnya kaya akan panorama alam yang mampu menghipnotis wisatawan untuk betah tinggal di sana.

Bahkan, beberapa artis nasional sudah mengahbiskan waktu libur mereka berbulan-bulan dalam menjelajah seluruh panorama alam yang berada di daerah itu.

Sebut saja, Pulau Sumba pada umumnya, khususnya Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Kabupaten itu memiliki beragam panorama alam yang membuatmu tidak bosan-bosan untuk menjelajahinya. Jika hanya satu hari, kamu hanya bisa mendatangi 1 atau 2 destinasi yang berbeda.

Untuk itu, kamu perlu meluangkan waktu kurang lebih sebulan dalam menjelajahi semua panorama alam yang ada di wilayah Sumba Barat Daya.

Nah, berikut akan direkomendasikan beberapa destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi berada di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

1). Air Terjun Pabeti Lakera

Surga alam yang di apik rimbunan pepohonan itu berada di Desa Delo, Kecamatan Wewewa Selatan, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.

Dari Bandara Tambolaka, kamu bisa menggunakan kendaraan beroda dua maupun empat. Jarak tempuhnya tidak begitu jauh. Kamu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam untuk tiba di sana.

Jangan gelisah, sepanjang perjalanan kamu akan disuguhkan berbagai spot alam lainnya. Ada persawahan yang bisa kamu singgahi sebelum melanjutkan perjalanan ke Air Terjun Pabeti Lakera.

Setibanya di Desa Delo, kamu akan diarahkan melewati jalan pekarasan yang lumayan bagus. Akan tetapi, kendaraanmu tidak bisa dikendarai sampai di lokasi Air Terjun Pabeti Lakera.

Sebab, kamu harus titip kendaraanmu di rumah warga, lalu silakan berjalan kaki dengan melewati jalanan yang cukup ekstrim.

Rasa penat sepanjang perjalanan itu akan terbayarkan dengan keindahan yang disuguhkan alam di ujung selatan itu. Tempat untuk menikmati angin segar yang terhirup dari dedaunan nan hijau itu, masih alami.

Namun, Air Terjun Pabeti Lakera masih sangat sepi pengunjung hingga di tahun 2022 ini dikarenakan masih banyak yang belum tahu. Padahal, potensi alam yang berada di Wewewa Selatan itu sangat unik dan asri.

Air Terjun Pabeti Lakera memiliki dua tingkat air terjun. Di tingkat pertama, keindahan mulai terpancar dengan suguhan air terjun setinggi 6 meter.

Di sana kamu bisa langsung mengabadikan momen indah dengan berswafoto sembari mengecap sejuknya air terjunnya.

Jika kepuasan belum kamu miliki, beranjaklah ke Air Terjun Pabeti Lakera tingkat kedua.

Jaraknya tak begitu jauh. Namun kamu perlu siapkan energi yang cukup karena Kamu akan berjalan menurun melewati puluhan anak tangga. Pemandangan air terjun setinggi 23 meter akan menyambut kamu.

Di sana, cibuk yang besar sangat memungkinkan kamu untuk berenang menghabiskan hari. Selain itu, dari tingkat kedua ini, kamu juga bisa melihat jelas pemandangan yang asri dan eksotik.

2). Pantai Pero Konda

Baca Juga  Wisata Hutan Watu Kagorok, Recomended Saat Berkunjung di Sumba Barat Daya

Wisata Pantai SBD itu berada dilokasi yang cukup jauh dari pusat Kota Tambolaka. Destinasi wisata itu berada di di Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya.

Rasa galau dan gelisah akan pupus ketika kakimu menginjak tanah Pulau Sumba, khususnya Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Pasalnya, mata akan dimanjakan dengan berbagai pemandangan wisata alam yang akan menyengat jiwa.

Akan banyak potensi wisata di bumi sandelwood ini yang mampu menemani hari-hari sepimu. Yuk cari tahu salah satu tempat yang cocok buat melupakan rasa galau itu.

Jika kamu sedang merana karena masalah batin bersama pacarmu, wisata Pantai SBD ini akan menghilangkan segala rasa yang tertekan dalam jiwamu.

Di sana, kamu akan mendapat hal baru yang bisa merubah imajinasimu menjadi tenang dan mendapat inspirasi.

Jika sudah bosan bermain air, kamu bisa meluluhkan rasa galau dengan terkking ke atas tebing yang saling berhadapan itu.

Memariknya, kamu akan meraskan nuansa berbeda ketika berada tepat di atas tebingnya.

3). Pantai Karakat Indah

Selain Pantai Mananga Aba, Pantai Pero, Pantai Madorak, Pantai Kawona dan Pantai Oro yang sering dikunjungi wisatawan, salah satu wisata pantai SBD ini belum diketahui banyak orang.

Pasalnya, belum ada yang tahu bahwa wisata pantai SBD itu takalah indah dengan wisata pantai lainnya.

Jika dibeberapa wisata pantai SBD ada berbagai tawaran yang hendak menjadi cerita seseorang ketika mengunjungi, di wisata pantai ini juga akan menawarkan berbagai keunikan nan indah untuk para wisatawan.

Diketahui, wisata pantai SBD yang masih tersembunyi itu bernama Pantai Karakat Indah. Berada di lokai Desa Bukambero, Kecamatan Kodi Utara.

Pantai Karakat Indah belum begitu ramai ‘disenggol’ oleh para pencari spot wisata. Padahal, Pantai Karakat Indah berada tepatnya di pesisir jalan pantai utara (Pantura) menuju Danau Waikuri.

Pantai Karakat Indah terkenal dengan kebersihan lautnya yang biru. Tidak ada sampah di sana.

Bagi pecinta pemanjat tebing batu karang, Pantai Karakat Indah inilah yang tepat direkomendasikan. Sebab, ketika kamu sedang memanjat tebing, air yang biru kehijauan itu akan menemani pandangan matamu.

Wisata Pantai Karakat Indah juga menjadi rekomendasi untuk bagi pemburu foto. Berada di atas batu karang yang kecokelatan itu akan menghasilkan potretan kameramu yang mengisahkan dirimu kalau sedang berada di Pulau Sumba.

5). Wisata Kere Limbu

salah satu titipan alam pun mengikuti jejak destinasi wisata lainnya. Yakni, potensi alam Kere Limbu di Desa Taramata, Kecamatan Wewewa Tengah.

Titipan alam itu memiliki keunikan yang takalah indahnya dengan destinasi lainnya yang sudah mendunia.

Kere Limbu memiliki batu karang yang menjulang tinggi menjadi dinding sekitar lokasi itu.

Potensi wisata yang masih tersembunyi ini memiliki beragam keunikan yang hendak memanjakan mata ketika berpijak ke sana.

Dengan akses jalan yang bagus, pengunjung hanya menempuh 1 jam perjalanan dari bandara Tambolaka hingga ke lokasi wisata Kere Limbu.

Baca Juga  Oro Beach Menawarkan Eksotik Pantai yang Mampu Menghilangkan Penatmu, Ada Home Stay di Sana

Di tempat itu, wisatawan akan disuguhi hijaunya pohon yang terlihat kontras dengan gelapnya batu karang. Sepanjang perjalanan akan tersaji pepohonan yang rimbun serta suara nyiur burung akan menemani perjalanan yang cukup panjang itu.

6). Bukit Lendongara

Lendingara berada di wilayah Desa Karuni, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya dengan jarak tempuh dari bandara Tambolaka kurang lebih 15 KM. Serta hanya perlu waktu kurang dari 30 menit.

Kondisi jalan menuju bukit itu tidak terlalu mulus, karena sebagian aspal berlubang. Namun, rasa lelah akan terbayar saat berada di puncak bukit.

Untunglah tidak ada medan yang terlalu berat, baik tanjakan ataupun kelokan ekstrim untuk menuju bukit Lendongara. Sesampainya di bukit Lendongara, bersiaplah untuk berdecak kagum.

Bukit berselimut rumput menghijau itu bagaikan hamparan permadani. Konon, jika sudah memasuki musim kemarau warna permadani itu akan berubah kecoklatan oleh rumput yang mengering.

Tekstur bukit Lendongara yang bergelombang menambah pesonanya. Bukit dan lembah berselang-seling bagaikan ombak abadi. Amati dengan seksama di daerah lembahnya.

Meskipun cukup jauh, dengan mata telanjang masih bisa dikenali keberadaan sekumpulan kuda yang asyik merumput. Ingin rasanya merebahkan diri di hamparan rumput tersebut. Tekstur bukit Lendongara yang bergelombang menambah pesonanya.

Bukit dan lembah yang berwarna hijau dan kecoklatan membuat kita mengagumi keagungan-Nya.

Rasakan juga hembusan anginnya yang menerpa wajah, mengirimkan kesegaran udara khas daerah pegunungan. Begitu segar. Begitu bebas melihat hamparan padang Sabana yang luas di bawah langit biru.

Dijamin bakal betah untuk berlama-lama menikmati keindahan Bukit Lendongara. Bukit yang berselimutkan hamparan rumput yang menghijau dan kecoklatan bagaikan permadani yang indah. Dipadu dengan semburat jingga di langit, benar-benar mengundang takjub bagi yang melihatnya.

Sebenarnya jam berapa pun anda bisa mengunjungi bukit Lendongara. Tidak perlu membeli tiket atau pembayaran retribusi lainnya, cukup langsung datang saja. Namun ada waktu-waktu tertentu yang dianggap paling bagus jika ingin mengunjungi bukit savana ini.

Bukan hanya untuk bisa mendapatkan pemandangan yang indah tapi juga agar bisa menghasilkan jepretan foto yang sempurna.

Datanglah di waktu menjelang sore hari saat matahari mulai turun menuju arah barat. Anda akan mendapatkan pemandangan yang paripurna. Perpaduan warna langit di saat senja dan sinar matahari yang memantul di punggung bukit. Menghasilkan panorama menarik yang belum tentu bisa anda dapatkan kembali.

Bersiaplah mencari spot yang pas untuk mengambil gambar. Pilih pose yang anda inginkan. Sedang duduk atau berdiri. Menghadap kamera atau ala-ala foto Anda sendiri.

Anda juga bisa kenakan kain tenun khas sumba(siapkan sendiri). Warna yang kontras dengan motif khas Sumba dari kain tenun yang digunakan, membaur amat baik dengan pemandangan.

Semakin menekankan penjelasan pada foto, bahwa anda sedang berada di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!