Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

9 Unit Rumah Adat di Harona Kalla Sumba Barat NTT Dilahap Jago Merah, Sekdes; Tersisa baju dibadan

TIMEXNTT – Masyarakat Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur(NTT) dikejutkan dengan terjadinya Kebakaran di Desa Harona Kalla, Kecamatan Laboya Barat, Senin(07/10/2024).

Di tempat kejadian itu, ada 3 kampung adat yang berjejeran. Diantaranya, kampung adat Manola, Kampung adat Kahale dan kampung adat Uboboya.

Untuk kampung adat Manola ada 3 unit rumah yang terbakar, kampung adat Kahale 4 unit dan kampung adat Ububoya 2 unit. Jadi total rumah yang terbakar sebanyak 9 unit rumah.

Terkonfirmasi, Sekretaris Desa Harona Kalla, Lukas Bora Bulu membenarkan bahwa 9 unit rumah adat yang berada di Desa Harona Kalla ludes terbakar. .

“Tersisa dua unit rumah adat kampung Ububoya saja. 9 rumah yang lain terbakar semua,” kata Lukas ketika dikonfirmasi timexntt.id, Senin(07/10/2024) via telefeon.

Untuk sementara, kata Lukas, api diduga berasal dari padang yang dibakar untuk membuka lahan pertanian. Namun demikian, belum diketahui siapa yang membakar padang tersebut.

Baca Juga  Roy Rizaldy Dilantik Sebagai Ketua BPC HIPMI Sumba Barat Daya

Berdasarkan pengakuan warga, Lukas menyebut saat kebakaran tidak semua pemilik rumah berada di tempat.

Api yang diduga berasal dari padang itu semakin membesar. Akhirnya menyambar salah satu rumah adat di kampung tersebut.

“Terbakar sekitar jam 10 pagi tadi. Diduga api dari padang yang dibakar untuk membuka lahan kebun. Tetapi pemilik kebun itu belum bisa dipastikan. Memang kata masyarakat disitu warga Desa Harona Kalla, apakah termasuk pihak korban atau tidak kami belum bisa pastikan,” ucapnya.

Walau tidak ada korban jiwa, 16 Kepala Keluarga pemilik rumah adat yang terbakar harus kehilangan cadangan makanan.

Bukan hanya itu, terdapat juga 2 ekor babi, 4 ekor kambing, alat rumah tangga, 1 unit sepeda motor ikut terbakar. Termasuk alat-alat keramat yang sering digunakan saat ritual adat.

Baca Juga  Unika Weetebula Wisudakan 283 Mahasiswa, 16 Dosen Dikirim untuk Study Doktor

“Semua hangus terbakar. Hanya tersisa baju dibadan. Baju, buku-buku anak-anak sekolah juga terbakar,” ungkap Lukas.

Saat ini, warga yang terdampak kebakaran sedang mengungsi di tetangga sekitar. Sementara pemerintan Desa Harona Kalla sudah membangun posko untuk menerima bantuan dari berbagai pihak.

Penjabat Bupati Sumba Barat juga turun langsung dalam memastikan keadaan keluarga korban.

“Tadi kami sudah turun ke sana. Sudah dibangun posko untuk menerima bantuan. Dari Pemerintah Kabupaten juga sudah turun. Tetapi masih besok baru bisa turunkan bantuan,” tutur Lukas.

Sebagai Pemerintah Desa Harona Kalla, Lukas berharap supaya warganya yang terkena musibah kebakaran mendapatkan bantuan dari berbagai pihak.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

Tutup
error: Content is protected !!