Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Tunjangan Guru Batal Dicairkan Karena Tidak Disiplin, Bupati SBD Minta Kawal Dinas Pendidikan dan SD Poma

Kepada wartawan, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan, dirinya telah meminta guru yang bersangkutan untuk iklaskan tunjangan yang tidak bisa dicairkan karena terbentur dengan aturan.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Persoalan pencairan tunjangan terhadap seorang guru kelas di SD Poma, Lidia Soli Malo sudah diselesaikan pasca Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla – Dominikus Alphawan Rangga Kaka turun tangan. Pembatalan pencairan ini karena Lidia tidak disiplin masuk sekolah.

Kepada wartawan, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla mengatakan, dirinya telah meminta guru yang bersangkutan untuk iklaskan tunjangan yang tidak bisa dicairkan karena terbentur dengan aturan.

Baca Juga  Detik-Detik Pawai Karnaval di Sumba Barat Daya, Sedikit Lagi Akan Macet

Benar saja, dengan berbagai tindakan dan penelusuran yang dilakukan oleh Bupati dan Wakil Bupati, Lidia pun mengaku sudah mengiklaskan tunjangan tersebut.

“Kan pencairan tunjangan itu masih ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi. Misalnya dilihat dari kehadiran melalui absensi. Kepala Sekolah sudah menerapkan disiplin, ini yang saya suka, jadi saya minta sama Ibu tadi dengan berbagai alasan tertentu bahwa beliau tidak melaksanakan tugasnya, tetapi menurut beliau itu tidak diberikan beban jam untuk mengajar, nah kita buntuh di sini. Satunya bilang sudah tanda tangan GTK, yang satu bilang tidak, jadi saya mengambil jalan tengah, saya bilang sama Ibu guru tadi untuk iklaskan,” kata Bupati Ratu.

Baca Juga  Diduga Korupsi Dana Desa Rp967 Juta, Kepala Desa Kahale Dilaporkan ke Bupati, DPRD, Inspektorat dan Tipikor Polres Sumba Barat Daya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!