Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Pemilik Tanah di Desa Susu Wendewa Desak Polres Sumba Barat Tangkap Pelaku Penyerangan

Pemilik tanah warisan di Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah mendesak Polres Sumba Barat menangkap sekelompok orang tak dikenal yang melakukan penyerangan.(Dok.Keluarga Suku Muritana)

TIMEXNTT – Pemilik tanah warisan di Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Sumba Tengah mendesak Polres Sumba Barat menangkap sekelompok orang tak dikenal yang melakukan penyerangan.

Penyerangan dilakukan ketika pemilik tanah dengan luas kurang lebih ribuan hektar hendak memasang patok batas tanah. Pemasangan batas tanah dilakukan untuk menghindari konflik sebelum penggarapan lahan berlangsung.

Yulius Umbu Sunga yang juga sebagai anggota keluarga Suku Muritana mengatakan, saat itu, pihaknya bersepakat untuk melakukan pemasangan batas tanah yang merupakan warisan leluhur. Tanah tersebut berada di lokasi Desa Susu Wendewa, Mamboro.

Baca Juga  TOK! KPU Sumba Barat Daya Tetapkan Ratu Angga Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Periode 2025-2030

Menurutnya, tanah yang mau digarap oleh keluarga Suku Muritana itu bukan tanah yang mempunyai riwayat sengketa. Sebab, tanah itu adalah murni milik keluarga suku Muritana. Kepemilikan tanah ini disebutnya dapat dibuktikan dengan beberapa peninggalan leluhur yang berada di lokasi tersebut

Sayangnya, ketika dalam perjalanan menuju lokasi, pihaknya malah mendapat penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Mereka diserang dengan menggunakan batu ali-ali dan senjata tajam.

Baca Juga  Masyarakat Desa Weekura Temukan Mayat di Kebun: Mayat Posisi Memegang Senjata Tajam

“Kami dari Kabisu Muritana mau pergi pasang pagar batas tanah kami. Begitu kami mau masuk lokasi, kami langsung disergap dengan batu, kita tidak tahu dari suku mana karena hampir kebanyakan orang dari luar(orang dari luar Mamboro), mereka maki mai kami, hanya beberapa orang Mamboro yang sempat kami kenal,” kata Yulius, Sabtu(10/10/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!