Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Kepsek SDK Bea Nio Manggarai Harap Ada Bantuan Kebutuhan Sekolah Dan Pelayanan Gisi Bagi Siswa Yang Terdampak Gempa

Rian Marviriks Alfred Ten
Kehadiran bantuan logistik dan fasilitas sekolah diyakininya akan menjadi penunjang utama serta penyemangat psikologis bagi anak-anak agar kembali ceria di lingkungan sekolah. Apalagi, rencana proses KBM akan berlangsung pada 02 September dengan menggunakan tenda sekolah darurat.

STORINTT, Manggarai – Pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), dunia pendidikan lokal menghadapi ujian berat.

Di tengah keterbatasan, Kepala Sekolah Dasar Katolik (SDK) Bea Nio, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Maria Santiana Sipa menaruh harapan besar agar uluran bantuan segera mengalir untuk memenuhi kebutuhan dasar perlengkapan sekolah para siswanya.

Dampak gempa tak hanya merusak infrastruktur fisik bangunan sekolah, tetapi juga mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Banyak siswa yang kehilangan perlengkapan belajar mereka, mulai dari buku tulis, seragam, hingga alat tulis akibat kerusakan bangunan rumah maupun fasilitas sekolah.

Kehadiran bantuan logistik dan fasilitas sekolah diyakininya akan menjadi penunjang utama serta penyemangat psikologis bagi anak-anak agar kembali ceria di lingkungan sekolah. Apalagi, rencana proses KBM akan berlangsung pada 02 September dengan menggunakan tenda sekolah darurat.

“Kalau sebelum gempa itu, rata-rata seragam anak-anak sudah lusuh, apalagi setelah gempa, pasti lebih parah, tapi kita juga belum pantau anak-anak yang lain karena memang kami sendiri juga belum berani keluar untuk mengunjungi para siswa. Sekarang, anak-anak semua tidur di posko, tidak ada yang berani tidur di rumah. Bahkan ada siswa yang sama sekali kehilangan tempat tinggal. Jadi kami harap betul ada bantuan perlengkapan sekolah untuk mereka,” kata Maria, Sabtu(29/08/2026).

Tutup
error: Content is protected !!