Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dinas Pariwisata SBD Sebut Ekowisata Hutan Watukagorok Dikelola Oleh Desa Reda Pada

Rian Marviriks Storintt.id
Langkah penguatan pengelolaan ini diharapkan mampu mengubah Hutan Wisata Watukagorok dari sekadar tempat persinggahan singkat menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan berbasis masyarakat di Sumba Barat Daya.(Dokpri Rian Marviriks)

STORINTT – Pengelolaan Hutan Wisata Watukagorok di Desa Reda Pada, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, kini memasuki babak baru.

Kawasan hutan yang tadinya kurang terawat pasca pandemi covid-19, kini kembali ditatah secara optimal oleh pemerintah kabupaten melalui Dinas Pariwisata guna menggerakkan perekonomian warga lokal.

Langkah penguatan pengelolaan ini diharapkan mampu mengubah Hutan Wisata Watukagorok dari sekadar tempat persinggahan singkat menjadi salah satu destinasi ekowisata unggulan berbasis masyarakat di Sumba Barat Daya.

Untuk diketahui, pembangunan tahap pertama sudah diserahkan oleh Dinas Pariwisata kepada Pemerintah Desa Reda Pada. Sementara, pembangunan tahap dua sedang berlangsung.

Dengan demikian, hutan wisata tersebut akan dikelola oleh Pemerintah Desa Reda Pada dan akan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa(PADes).

“Pembangunan tahap pertama itu kita sudah serahkan di pemerintah Desa Reda Pada. Sedangkan pembangunan tahap dua masih dalam proses, nantinya juga kita serahkan ke desa untuk dikelola sebagai sumber PADes,” kata Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Daya, Heribertus Dara Hakalolu yang akrab disapa Hery.

Tutup
error: Content is protected !!