Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Angga Kaka Dikte Gustaf Tentang Strategi Peningkatan Ekonomi, Bukan Soal Rumus

TIMEXNTT – Calon Wakil Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Dominikus Alphawan Rangga Kaka mendikte Agustinus Tamo Mbapa alias Gustaf tentang strategi peningkatan ekonomi.

Untuk diketahui Agustinus Tamo Mbapa merupakan calon Bupati yang didampingi oleh Soleman Lende Dappa yang juga Ketua Yayasan Tunas Timur. Mereka memilih sandi nama Paket Aman.

Menariknya, dalam debat perdana yang diselenggarakan oleh KPU SBD beberapa hari lalu tampak memantik pandangan publik.

Dalam sesi tanya jawab antara pasangan calon pada segmen keempat, Paket Aman mendapat kesempatan untuk bertanya kepada paslon nomor 1, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka.

“Baik, terimakasih kepada paslon 01. Pertumbuhan ekonomi kita menurun dibandingkan dibandingkan tahun 2022 itu 3,83 tapi saat ini tinggal 3 persen. Pertanyaan saya, bagaimana rumus pertumbuhan ekonomi? Silakan dijawab,” tanya calon Bupati nomor urut 02, Agustinus Tamo Mbapa kepada pasangan calon nomor 01.

Baca Juga  Pengurus Dekranasda SBD Periode 2025-2030 Dilantik, Pemda: Majulah produk-produk asli Sumba Barat Daya

Menjawab pertanyaan itu, calon Wakil Bupati Nomor 01, Dominikus Alphawan Rangga Kaka lebih mementingkan bernicara strategi dibandingkan rumus sebagaimana pertanyaan yang diutarakan oleh Agustinus Tamo Mbapa.

Menurutnya, terkait pertumbuhan ekonomi yang 3 persen di Kabupaten Sumba Barat Daya tidak terlepas dari angka kemiskinan ekstrim.

Oleh sebab itu, pengurangan beban pengeluaran masyarakat perlu dilakukan seperti memberikan bantuan sosial, PKH dan beasiswa miskin seperti KIP, bantuan sembako, bantuan untuk kelompok rentan, penyandang disabilatas.

Baca Juga  Tahapan Pilkada SBD, Pewarta SBD Sepakati Hal ini

Bikan hanya itu, kata dia, peningkatan pendapatan masyarakat, mulai dari peningkatan BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan dan juga bantuan modal usaha untuk seluruh warga masyarakat diberbagai macam komponen juga perlu ditingkatkan.

“Perbengkelan, pertukangang, kuliner dan juga bantuan ternak bagi masyarakat peternakan baik ternak kecil dan besar untuk memastikan protein hadi ditengah masyarakat untuk memerangi stunting,” tambahnya.

Untuk mewujudkan itu, Dominikus menjelaskan, keakuratan data perlu menjadi dasar utama. Sehingga padangan Ratu Angga, lagi kata dia akan berkolaborasi dengan pemerintah desa hingga tingkat dusun.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!