Antonius Mengaku Tidak Pernah Kumpul Berkas Sebagai Penerima Tunjangan Khusus: Nama Saya Dicatut
Antonius menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengumpulkan berkas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berkaitan dengan persyaratan sebagai penerima tunjangan khusus.
Bukan hanya itu, dirinya juga tidak pernah menandatangani absensi sekolah. Pasalnya, ia hanya sebagai guru titipan untuk bisa mengikuti seleksi PPPK tahun 2024 bukan sebagai tenaga guru tetap di SDN Gollu Utta.
Antonius menjelaskan, ketika mengumpulkan berkas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, seharusnya dirinya juga wajib mengumpulkan berkas, termasuk Info GTK yang disertai dengan tanda tangan di atas materai 10 ribu seperti yang diurus oleh guru-guru lainnya.
Sayangnya, hal tersebut tidak pernah dilakukannya, sehingga ia merasa kaget ketika namanya disebut masuk nominasi dan sebagai salah satu penerima tunjangan khusus.
“Sama sekali saya tidak pernah tanda tangan daftar hadir dan kumpul info GTK. Karena info GTK itu kami harus tanda tangan di atas materai 10 ribu baru kasih masuk di dinas. Dan kepala sekolah tidak pernah juga minta saya untuk kumpul berkas,” tegas Antonius.
Tinggalkan Balasan