Antonius Mengaku Tidak Pernah Kumpul Berkas Sebagai Penerima Tunjangan Khusus: Nama Saya Dicatut
TIMEXNTT – Antonius Krispianus Nusa disebut-sebut sebagai guru yang menggantikan Remigius Kana Laka dalam menerima tunjangan khusus atau terpencil.
Nama Antonius mencuat kepermukaan publik pasca Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla melakukan sidak di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Namun demikian, Antonius mengaku kaget ketika namanya disebut sebagai penerima tunjangan khusus di SDN Gollu Utta, Kecamatan Wewewa Barat, Sumba Barat Daya(SBD).
Dengan begitu, ia menyebut ada pihak lain yang mencoba mencatut namanya. Apalagi, dirinya menyadari kalau tidak layak menerima tunjangan tersebut.
“Saya tidak pernah tahu kalau nama saya masuk nominasi sebagai penerima tunjangan. Nama saya dicatut. Saya kaget ketika ada pemberitaan yang bilang saya gantikan Pak Remi,” kata Antonius, Selasa(22/07/2025) ketika ditemui sebelum memberi klarifikasi di Tipikor Polres SBD.
Antonius menegaskan, dirinya sama sekali tidak pernah mengumpulkan berkas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang berkaitan dengan persyaratan sebagai penerima tunjangan khusus.
Bukan hanya itu, dirinya juga tidak pernah menandatangani absensi sekolah. Pasalnya, ia hanya sebagai guru titipan untuk bisa mengikuti seleksi PPPK tahun 2024 bukan sebagai tenaga guru tetap di SDN Gollu Utta.
Antonius menjelaskan, ketika mengumpulkan berkas di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, seharusnya dirinya juga wajib mengumpulkan berkas, termasuk Info GTK yang disertai dengan tanda tangan di atas materai 10 ribu seperti yang diurus oleh guru-guru lainnya.
Sayangnya, hal tersebut tidak pernah dilakukannya, sehingga ia merasa kaget ketika namanya disebut masuk nominasi dan sebagai salah satu penerima tunjangan khusus.
“Sama sekali saya tidak pernah tanda tangan daftar hadir dan kumpul info GTK. Karena info GTK itu kami harus tanda tangan di atas materai 10 ribu baru kasih masuk di dinas. Dan kepala sekolah tidak pernah juga minta saya untuk kumpul berkas,” tegas Antonius.
Antonius baru mengetahui namanya masuk nominasi sebagai penerima tunjangan khusus atau terpencil ketika mendapat informasi dari Remigius Kana Laka pada bulan Desember 2024.
Kendati mengetahui masuk nominasi, Antonius justru tidak pernah menerima tunjangan tersebut. Hal itu, masih kata dia, dapat dibuktikan dengan cara mencetak rekening koran miliknya untuk melihat transaksi keuangan.
Menurutnya, per bulan Desember 2024, ia hanya menerima honor yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS). Tidak ada tunjangan khusus yang masuk.
“Sama sekali tidak terima. Saya hanya menerima honor dana BOS dari sekolah asal pada bulan Desember. Saya tahu nama saya sebagai penerima tunjangan di bulan Desember 2024 melalui Pak Remi,” katanya lagi.***
Tinggalkan Balasan