Armin Ate, Perempuan Hebat yang Tak Berkaki dan Telapak Tangan Merindukan Perhatian Pemerintah
Sayangnya, Armin Ate malah tidak pernah mendapat kesempatan untuk terlibat dalam berbagai musawarah desa guna menyuarakan aspirasinya. Padahal, ia merindukan kesempatan itu walau memiliki keadaan fisik yang terbatas.
Armin Ate mengaku mempunyai kemampuan seperti manusia lainnya. Hanya karena kekurangan modal, penyandang disabilitas dinilai seolah-olah tidak bisa berbuat apa-apa.
“Kegiatan seperti musdus dan musdes tidak pernah dilibatkan. Disabilitas juga kan punya kemampuan dan ketrampilan. Hanya karena keterbatasan modal jadi seolah-olah tidak bisa melakukan apa-apa. Padahal kami juga bisa seperti orang lain,” ucap Armin Ate penuh haru.
Selain memiliki kerajinan tangan, Armin Ate juga mempunyai kemampuan berbahasa inggris. Bahkan, ia telah membangun ruang belajar.
Ia mengakui dirinya telah mendapat bantuan dari desa berupa gedek dan meteran listrik untuk kebutuhan ruang belajar tersebut.
Armin Ate memiliki cita-cita untuk membangun usahanya ke depan lebih baik lagi dengan mengharapkan perhatian dari pemerintah.
Tinggalkan Balasan