Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Arya Sumba Lounching Program CSR, Bupati SBD: Bahasa Inggris Menjadi Kebutuhan

Arya Sumba-Kodi resmi melounching program Corporate Social Resposibity(CSR) untuk pelatihan bahasa Inggris terhadap generasi muda.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Arya Sumba-Kodi resmi melounching program Corporate Social Resposibity(CSR) untuk pelatihan bahasa Inggris terhadap generasi muda.

Program ini secara resmi dilounching oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Jumat(06/06/2025) di Desa Hameli Ate, Kodi Utara.

Selain itu, program pelatihan ini merupakan wujud dukungan Arya Sumba-Kodi terhadap peningkatan SDM lokal dalam bidang pariwisata.

Program inipun mendapat apresiasi dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD), Nusa Tenggara Timur.

Bahkan, program ini dinilai sebagai langkah cerdas dan tepat waktu dalam rangka memperkuat daya saing daerah dalam sektor pariwisata, khususnya di wilayah kodi yang memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi unggulan Nusa Tenggara Timur bahkan Indonesia.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada manajemen Arya Resort dan kita semua yang telah mengambil bagian dalam pengembangan sumber daya Manusia lokal Melalui program CSR,” kata Bupati Ratu.

Baca Juga  Zita Anjani Jatuh Cinta Dengan Kampung Ratenggaro: Kita Jaga Kampung Halaman, Masyarakat Sangat Ramah

Menurutnya, kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan dan pariwisata di daerah ini.

Apalagi, kata dia, Kabupaten Sumba Barat Daya saat ini tengah bergerak menuju masa depan yang lebih cerah melalui visi besar pembangunan, yakni terwujudnya Kabupaten Sumba Barat Daya hebat, berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan dan berbudaya menyongsong Indonesia emas 2045.

Dengan program ini, disebutnya sebagai salah satu bentuk implementasi nyata dari visi tersebut, yaitu pengembangan SDM Pariwisata yang cerdas, berdaya saing dan berkarakter melalui pelatihan bahasa inggris untuk generasi muda.

“Sudah menjadi rahasia umum bahwa anak-anak dan generasi muda di Sumba Barat Daya memiliki potensi besar, mereka cerdas, berbakat dan memiliki semangat belajar yang tinggi, namun selama ini akses terhadap pelatihan-pelatihan berstandar, khususnya penguasaan bahasa Inggris masih sangat terbatas,” tambahnya.

Disisi lain, Bupati Ratu mengakui bahwa Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki kekayaan destinasi wisata yang luar biasa, yang tidak hanya menarik wisatawan domestik tetapi juga mancanegara.

Baca Juga  Utusan Presiden Prabowo, Zita Anjani Akan Ajak Verrel dan Fuji Kunjungi Kampung Ratenggaro di Sumba Barat Daya

Oleh karena itu, kemampuan berbahasa Inggris bukan lagi sekedar keterampilan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat lokal agar dapat terlibat aktif dalam industri pariwisata.

Bupati Ratu juga meyakini bahwa pelatihan bahasa Inggris yang terstruktur dan relevan dengan dunia pariwisata akan membuka jalan bagi anak-anak muda untuk mengakses peluang kerja yang lebih luas, baik disektor perhotelan, pemandu wisata, usaha kuliner maupun ekonomi kreatif lainnya.

“Melalui pelatihan ini, membuka ruang belajar yang nyata, sebuah jembatan bagi anak-anak kita untuk bisa berdiri sejajar dengan pelaku pariwisata lokal, ini adalah investasi jangka panjang karena ketika generasi muda kita menguasai bahasa dan pelayanan wisata yang baik maka mereka akan menjadi garda terdepan dalam memajukan daerah ini,” katanya lagi.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!