Baru Diperbaiki, Taman Alun-Alun Tambolaka Kembali Retak, Cet Ikut Terkelupas
TIMEXNTT – Kerusakan kembali terjadi pada pekerjaan bangunan taman Alun-Alun Tambolaka, Sumba Barat Daya, NTT.
Padahal, perbaikan baru saja dilakukan beberapa hari lalu. Sayangnya, sejumlah bangunan taman yang baru dicet kembali terkelupas.
Bahkan, tampak bagian permukaan luar taman yang baru ditambal ikut retak. Dengan begitu, campuran material bangunan yang digunakan untuk menambal keretakan yang terjadi diduga tidak berkualitas tinggi.
Pantauan timexntt.id, Selasa(10/06/2025), terdapat sejumlah bagunan taman yang sebelumnya retak, namun saat perbaikan hanya dilapisi cet.

Temuan inipun kembali menghadirkan dugaan bahwa perbaikan dilakukan terhadap taman yang retak dengan menggunakan cet hanya sebagai salah satu cara dalam menutupi kerusakan yang terjadi.
Hal yang sama itu pun terjadi hampir dibangunan taman lainnya.
Ditemui, Kepala Dinas PUPR Sumba Barat Daya, Wilhelmus Woda Lado mengatakan, pekerjaan pada tahap 2 ini masih dalam proses pemeliharaan.
Dengan demikian, kata dia, kerusakan yang terjadi masih menjadi tanggung jawab kontraktor untuk melakukan perbaikan.
“Tidak ada anggaran, itu memang kewajiban dari seorang kontraktor. Kalau saya tidak salah itu, masa pemeliharaan sampai bulan Juni tahun ini,” kata Kadis PUPR SBD, Wilhelmus Woda Lado.

Wilhelmus merasa terkejut ketika ditanya soal kualitas pekerjaan yang baru diperbaiki, saat ini justru kembali terjadi keretakan.
Namun demikian, ia tetap mengatakan bahwa pekerjaan tersebut masih dalam proses pemeliharaan.
“Ya, inikan masih masa pemeliharaan, nantikan ada tim evaluasi, pemeriksaan akhir itu, kalau memang masih terjadi seperti itu, maka mereka(kontraktor-red) akan melakukan perbaikan lagi,” katanya lagi.

Sebagai informasi tambahan, pembangunan Alun-Alun Tambolaka di Sumba Barat Daya ini telah menelan anggaran Rp7 miliar untuk dua tahap pengerjaan.
Pada tahap 1, pekerjaan ini telah menelan anggaran Rp3 miliar. Tahap 1 ini telah selesai sejak tahun 2023 silam.
Kemudian, pada tahap 2, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kembali mendapat suntikan dana sebesar kurang lebih Rp4 miliar tahun 2024.
Dikabarkan, pekerjaan untuk tahap 3 akan dilanjutkan pada tahun ini dengan total anggaran kurang lebih Rp4 miliar.
Sementara alokasi anggaran tersebut bersumber dari Dana Insentif Daerah(DID) dengan total anggaran mencapai Rp12 miliar.***
Tinggalkan Balasan