Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Bayi yang Ditemukan di Depan Kios Kota Tambolaka Diberi Nama Eshar, Keluarga Minta Jangan Viralkan Lagi

Eshar akan dirawat oleh keluarga Regina dan akan dimasukan dalam kartu keluarga mereka.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Bayi yang ditemukan di depan kios milik seorang warga di Desa Rada Mata, Kecamatan Kota Tambolaka, Sumba Barat Daya, Regina Koni Kii diberi nama Johathan Eshar Bily. Nama itu bermakna Anugerah dari Tuhan.

Eshar akan dirawat oleh keluarga Regina dan akan dimasukan dalam kartu keluarga mereka.

Setelah melalui berbagai upaya penyelematan dan perawatan sejak ditemukan di depan kios, kini Eshar akan mempunyai Ayah dan Ibu yang baru.

Eshar akan menjadi putra bungsu atau anak laki-laki kedua dari bapak Thomas Bulu Bili dan ibu Regina Koni Kii.

Saat ini, penyelesaian administrasi kependudukan Eshar sedang diproses. Termasuk pembuatan akta kelahiran.

Ritual adat pemberian nama sebagaimana dalam budaya Sumba juga sudah dilakukan oleh keluarga Thomas Bulu Bili dan Regina Koni Kii.

Untuk itu, demi menjaga psikologi Eshar ketika besar nanti, keluarga yang merawatnya meminta semua pihak supaya tidak membesar-besarkan lagi dimedia sosial.

Baca Juga  Sejarah Mencatat, Panwascam Wewewa Timur Sukseskan Pilkada SBD, Arnol; tidak lagi zona merah

Hal itu diminta oleh salah satu anak perempuan dari Ibu Regina, Yasinta Yuwita Bili ketika ditemui timexntt.id, Senin(02/12/2024) kemarin.

“Kami pihak keluarga meminta saudara-saudara atau pengguna media sosial yang terlanjur memosting foto adik atau kami agar jangan lagi diposting atau diviralkan,” pintah Yasinta yang didampingi oleh Ibu Regina.

Yasinta juga meminta supaya pengguna media sosial supaya mengentikan narasi-narasi yang memojokan ibu dari yang ditemukan di depan kios milik mereka.

Menurutnya, ibu dari bayi tentunya memiliki alasan tersendiri dalam melakukan perbuatan itu. Namun, Yasinta percaya bahwa ibu dari bayi laki-laki itu adalah orang baik.

“Atau menjastis ibunya yang tidak bagus karena mungkin dia juga punya alasan tersendiri kenapa dia melakukan itu. Tetapi kami percaya dia orang baik hanya saja caranya yang salah,” tutur Yasinta.

Lebih lanjut, Yasinta meyakini, orangtua dari bayi tak berdosa itu juga yakin bahwa keluarga Bapak Thomas dan Ibu Regina akan merawatnya hingga menjadi anak yang sukses.

Baca Juga  Launching Alkitab Perjanjian Baru Dalam 6 Bahasa Daerah Sumba, Bupati Ratu Wulla: Ini Adalah Peristiwa Bersejarah

Untuk itu, Yasinta bersama keluarga mengucapkan terimakasih kepada ibu dari bayi itu karena sudah merawat selama 9 bulan dalam kandungan.

“Bayinya sehat tanpa kekurangan apapun. Dan kami juga merawat dia dengan penuh kasih sayang. Kami percaya bahwa orangtuanya itu sudah yakin menitipkannya di tempat yang benar,” ujar Yansinta.

“Dan kami keluarga besar juga sangat berterimakasih kepada ibunya karena sudah merawat selama 9 bulan dalam kandungan dengan baik. Dimanapun ia berada semoga cepat sembuh,” ujarnya lagi.

Yasinta juga berterimakasih karena di awal bulan Desember yang juga minggu advent pertama mendapat kado istimewa. Apalagi mereka selama merindukan suoaya memiliki saudara laki-laki.

“Terimakasih karena Tuhan sudah memberikan kami anugerah yang sungguh luar biasa dimasa advent pertama bulan Desember,” ucap Yasinta.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!