Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Belasan Tahun Menunggu, Di Masa Kepemimpinan Ratu Angga, Petrus Akhirnya Menerima Bantuan Perbengkelan: Demi Biaya Anak Kuliah

Rian Marviriks Storintt.id
Bantuan itu disebutnya sebagai bantuan pertama yang ia terima sejak belasan tahun mengguluti pekerjaan sebagai pengusaha bengkel tambal ban di wilayah kodi.(Dokpri Rian Marviriks)

Meski hanya mendapat bantuan kompresor angin, Petrus merasa sudah sangat membantu dirinya dalam mengembangkan usaha bengkelnya.

Selama ini, Petrus hanya menggunanakan alat perbengkelan yang apa adanya, termasuk kompresor yang sudah tidak layak pakai.

Pendapatan dari usaha tambal ban itu dimanfaatkannya untuk membiayai anak-anak yang saat ini sedang dibangku perkuliahan dan SMP, termasuk biaya hidup sehari-hari.

Baca Juga  Keluhkan Ketebalan Sirtu dan Deker Terbuat Dari Pipa di JUT Kabali Dana, Dinas Pertanian dan Inspektorat Akan Turun

Dengan keterbatasan alat bengkel itu, setiap hari hanya mendapat pemasukan Rp50 ribu. Sehingga dengan adanya bantuan itu, ia meyakini akan meningkatkan pendapatannya.

“Saya sendiri yang kerja. Setiap hari itu kadang hanya Rp50 ribu karena kompresor saya sudah rusak. Kadang-kadang bisa, kadang-kadang tidak, jadi kalau ada yang tambal, biasanya tidak bisa saya layani. Tapi dengan kompresor besar ini saya sangat berterima kasih karena akan mendukung usaha saya,” katanya lagi.***

Baca Juga  Dinas Sosial Sumba Barat Daya Siapkan Rp157 Juta Untuk Bantuan Perbengkelan dan Pertukangan
Tutup
error: Content is protected !!