Belum Setahun Dibangun, Pohon Tumbang Menimpa Rumah Warga di Desa Marokota Sumba Barat Daya
TIMEXNTT – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Termasuk di Kecamatan Wewewa Barat.
Dampaknya, rumah seorang warga di Kampung Puu Mawo, Desa Marokota, Wewewa Barat yang baru dibangun sejak bulan Desember 2024 ini tertimpa pohon besar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Dikonfirmasi, Maria Dappa Sebi membenarkan rumah miliknya sebagian roboh karena tertimpa pohon besar.
Hujan lebat disertai angin kencang sudah terjadi di wilayahnya sejak hari jumat minggu kemarin.
Dengan kondisi cuaca itu menyebabkan dua pohon besar yang berada sekitar rumahnya tumbang.
Satu pohon ini disebutnya menimpa pada posisi atap rumah bagian kiri. Sedangkan yang satu tidak mengenai rumah miliknya.
“Benar, tadi pagi sekitar jam 09. Bagian atap rumah yang disebelah kiri yang rusak parah,” kata Maria kepada timexntt.id, Minggu(09/02/2025) kemarin.
Maria menuturkan, pada saat pohon besar tumbang, ketiga orang anak kandung dan satu keponakannya sedang berada dalam kamar.
Keempat orang anak itu berada dalam kamar yang terkena pohon besar yang tumbang. Untungny, mereka tidak terkena pohon tersebut.
“Posisi di kamar ada 4 orang anak saat pohon itu tumbang. Puji Tuhan mereka tidak apa-apa,” ucapnya.
Lebih lanjut, Maria menjelaskan, awalnya sebelum musim hujan tiba, ia sudah meminta pemilik pohon supaya segera ditebang.
Ia kuatir, jika musim hujan tiba akan tumbang dan menimpa rumah yang baru dibangunnya sejak bulan Desember 2024 lalu.
Namun, pemilik pohon disebutnya enggan memberi ijin untuk ditebangnya. Sayangnya, kekuatiran Maria benar saja terjadi di bulan Februari 2025. Ia harus mengalami kerugian yang ditafsirkan mencapai Rp10 juta.
“Dulu waktu kami tempati ini rumah sudah pernah kasih tahu tuan pohon itu supaya potong sudah, tapi tuan pohon bilang kasih tinggal dulu,” tutur Maria.
Maria berharap supaya ada perhatian khusus dari pemerintah setempat dalam membantu meringankan beban atas musibah yang menimpalnya.***
Tinggalkan Balasan