Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Bendahara dan Sekdes Panenggo Ede ‘Serang’ Kepala Desa Dihadapan Inspektorat dan DPRD

Keduanya melakukan perlawanan atas kerja-kerja Kepala Desa, Marten Mete yang diduga telah memanfaatkan dana desa tidak sesuai harapan masyarakat.(Dokpri Rian Marviriks)

Di tempat berbeda, ditemui pasca blak-blakan dihadapan DPRD, Inspektorat, PMD dan Camat, Bendahara Desa Paneggo Ede, Darius Diki Jaka mengaku mengalami yang sama.

Darius mengakui, dirinya hanya mendapat tugas dari kepala desa ketika terjadi pencairan. Ia dioerintahkan untuk menandatangai segala bentuk kebutuhan administrasi demi kelancara proses pencairan di bank.

Baca Juga  Bawaslu SBD Mengikuti Rakornas PHPU , Emanuel; Sebagai bahan evaluasi

Mirisnya, setelah Darius menandatangani apa yang diminta oleh kepala desa, dirinya malah tidak dilibatkan lagi. Pasalnya, kepala desa mengambil alih dalam proses pencairan di bank.

Bukan hanya itu, kepala desa pun tidak melibatkan Darius dalam segala bentuk pembelanjaan yang menggunakan dana desa.

“Dong kasih uang rokok saya tidak terima. Dong pergi beli rokok lagi kasih sama saya, saya tidak isap. Saya takut dosa.
Saya habis tanda tangan dia yang ambil,” ngaku Darius penuh jujur.

Baca Juga  Respon Kepala Desa Ate Dalo Soal Postingan yang Beredar di Facebook; itu hoaks

Melihat tindakan kepala desa, Darius masih sempat memberi nasihat supaya memanfaatkan dana desa dengan baik. Namun, kepala desa enggan mendengar apa yang disarankan oleh Darius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!