Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Besaran Honor Tenaga Teknis, Kesehatan dan Guru PPPK Paruh Waktu Sumba Barat Daya

Rian Marviriks Storintt.id
Meski terjadi pemangkasan anggaran Transfer ke Daerah(TKD) kurang lebih Rp215 miliar pada tahun 2026, Pemerintah Sumba Barat Daya di bawah kendali Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka tetap mengupayakan membayar honor ribuan PPPK Paruh Waktu dengan nilai yang cukup besar.

“Ya harap dimakluminya apalagi cukup besar anggaran yang akan terserap ya untuk membiayai P3K ya saya ini informasikan bapak ibu saat ini kita berhadapan dengan efisiensi anggaran pemotongan TKD kurang lebih Rp215 miliar dalam tahun ini. Sedangkan di sisi lain kita dipacu masih banyak persoalan yang kita hadapi di Kabupaten Sumba Barat Daya,” kata Bupati Ratu Wulla.

Baca Juga  Dana Desa Mangulinyo Terpotong Rp800 Juta Untuk Pembangunan KDMP: Tahun 2026 Hanya Kelola Rp500 Juta

Menurutnya, dengan terjadinya pemangkasan TKD yang terbilang besar di daerah ini, Bupati Ratu Wulla menyebut honor PPPK Paruh Waktu khusus teknis dan kesehatan adalah kurang lebih Rp1 juta per bulan.

Pemerintah Sumba Barat Daya juga akan mengupayakan honor tenaga guru Rp1 juta setiap bulan. Namun demikian, khusus tenaga guru, saat ini pemerintah masih menunggu diskresi dari Kementerian Pendidikan. Sehingga belum bisa dipastikan besaran honor mereka.

Baca Juga  Lapor Bupati SBD, Masyarakat Desa Umbu Wangu Wesel Pertanyakan Anggaran BUMDes Rp50 Juta dan Jalan 3 KM

Bupati Ratu Wulla tak menafikan jika besaran honor tersebut tidak sesuai yang diharapkan. Apalagi tidak sesuai UMR. Namun, ia meminta dengan jumlah honor tersebut, PPPK Paruh Waktu di wilayah ini diminta untuk dapat mensyukurinya.

Tutup
error: Content is protected !!