BREAKINGNEWS! Ketua DPC Demokrat SBD Meninggal Dunia di Jakarta
TIMEXNTT – Ketua DPC Partai Demokrat Sumba Barat Daya, Yohanes Ngongo Deta telah meninggal dunia.
Ia dikabarkan meninggal dunia di rumah sakit Fatama Wati, Jakarta kurang lebih pada pukul 12.00 siang tadi.
“Tadi baru dapat berita dari Elopada juga, dari Pak Rinyo bahwa Pak Jhon sudah meninggal dunia. Beliau meninggal di Rumah Sakit Fatma Wati di Jakarta kira-kira pukul 12 .00 siang tadi,” kata Wakil Ketua DPC Demokrat SBD, Imanuel Horo yang dikonfirmasi timexntt.id, Kamis(19/12/2024) via whatshap.
Imanuel mengatakan, alm.Yohanes melakukan pengobatan di Jakarta sejak beberapa bulan yang lalu.
Imanuel tidak mengetahui persis riwayat kesehatan almarhum selama berada di Sumba Barat Daya.
Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh dari keluarga almarhum, disebutnya bahwa almarhum memiliki riwayat sakit yang terganggu dalam perut.
“Sedang berobata di sana(Jakarta) sudah agak lama sejak satu bulan yang lalu. Saya tidak tahu persis juga, hanya memang menurut informasi keluarga ada rasa gangguan diperut begitu sesuai informasi awal yang saya peroleh,” ucap Imanuel.
Soal jawdal jenasah almarhum akan dipulangkan di Sumba Barat Daya, Imanuel menyebut belum mendapat informasi dari keluarga. Saat ini, almarhum masih berada di Rumah Sakit Fatma Wati, Jakarta.
“Belum ada berita. Nanti kalau sudah ada beritanya kami akan informasikan kapan dipulangkan ke Sumba Barat Daya. Saat ini kami juga masih menunggu berita dari keluarga,” tutur Imanuel.
Di Partai Demokrat Sumba Barat Daya, Almarhum Yohanes dikenal sebagai senior politik yang aktif membangun komunikasi dengan semua kader partai.
Bukan hanya itu, Imanuel mengakui bahwa almarhum merupakan bapak dari DPC Demokrat SBD. Pasalnya, almarhum selalu merangkul seluruh kader partai dalam berbagai dinamika.
“Beliau merupakan tokoh dalam demokrat. Beliau selalu aktif dalam membangun komunikasi demi menjaga dan merawat Demokrat di Sumba Barat Daya. Suka komunikasi dalam berbagai hal dan juga selalu merangkul dengan teman-teman dan seluruh kader Demokrat,” ngaku Imanuel.***
Tinggalkan Balasan