Bupati Dan Wakil Bupati SBD Meminta Pemilik Kios dan Warung Siapkan Tempat Sampah
TIMEXNTT – Bupati dan Wakil Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka meminta warga Kecamatan Kota Tambolaka yang memiliki kios dan warung menyiapkan tempat sampah.
Bukan hanya di warung/kios, mereka juga meminta pemilik tokoh dan pedagang sekitar alun-alun tambolaka untuk menyediakan tempat sampah.
Mereka meminta hal itu demi menjaga kebersihan pusat kota dan sebagai wujud mendukung program pemerintah dalam menata kota.
Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla bersama Wakil Bupati SBD, Dominikuas Alphawan Rangga Kaka meminta hal itu ketika memantau kebersihan pusat kota, Jumat(07/03/2025).
Pantauan timexntt.id, Ratu dan Angga Kaka menyambangi sejumlah warga yang berjualan dipusat kota dan memberikan himbauan supaya mengutamakan kebersihan.
Mereka juga mendengar keluhan masyarakat terkait got air yang tersumbat oleh tumpukan sampah. Dampaknya, warga Kota Tambolaka mengaku menghirup bau tak sedap di beberapa titik.
Mendengar hal itu, Ratu dan Angga Kaka menyambangi pemilik kios/warung dan meminta supaya segera membersihkan got air yang tersumbat.
Selain mendukung program pemerintah, disebut oleh mereka bahwa kebersihan disekitar halaman kios/warung perlu diperhatikan supaya pembeli dapat merasa nyaman dan terhindar dari bau tumpukan sampah yang tersumbat.
“Kalau bersih pasti membuat orang yang datang beli di kios/warung bapak mama nyaman juga. Jadi, segera bersihkan got ini dan sekitarnya, ini menjadi tanggung jawab bapak mama. Nanti, sampah-sampah yang diangkat dari dalam got akan diangkut oleh kendaraan pemda,” pintah Ratu.
Di depan Kantor Pos, Ratu dan Angga Kaka juga menyambangi pegawai. Mereka pun meminta supaya got yang bedada tepat di depan pagar kantor supaya dibersihkan.
“Ini menjadi tanggung jawab kantor pos sampai di sana(batas pagar). Bisa dibersihkan? Minggu depan kami turun kontrol lagi,” ujar Ratu.
Sebagai informasi tambahan, terpantau sejumlah titik sedang terjadi aksi bersih-bersih sampah yang dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah.***
Tinggalkan Balasan