Bupati Ratu Wulla Apresiasi Dukcapil Sumba Barat Daya Atas Lahirnya Inovasi Chanel Sang Ratu: Pangkas Birokrasi Berbelit
STORINTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) SBD atas lahirnya inovasi “Chanel Sang Ratu” atau sistem layanan terintegrasi untuk kepastian hukum.
Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Ratu Wulla saat peluncuran inovasi tersebut yang dirangkai dengan pencatatan perkawinan massal, Kamis(01/10/2026) di Aula Kantor Bupati.
Sementara inovasi ini juga diharapkan mampu menjadi energi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain untuk terus berinovasi, serta mewujudkan pelayanan yang berkeadilan, inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Dukcapil atas lahirnya inovasi Kanal Komunikasi Sang Ratu. Sistem layanan terintegrasi untuk kepastian hukum. Kita beri tepuk tangan. Terobosan ini untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit, yang menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, serta transparan,” ujar Bupati Ratu Wulla.
Menurutnya, inovasi Sang Ratu menjadi energi dan contoh bagi OPD lain untuk terus berinovasi dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Ia berharap supaya inovasi ini bisa menjadi energi terbesar bagi semua masyarakat Sumba Barat Daya untuk bisa berinovasi.
Bupati Ratu Wulla menambahkan, saat ini dirinya sedang memacu untuk bisa menciptakan inovasi-inovasi demi percepatan pembangunan.
“Istilah saya itu gercep. Kalau bisa cepat kenapa harus dibuat lambat, kalau bisa mudah kenapa harus dibuat sulit,” tambahnya.
Ia menjelaskan, Chanel Sang Ratu hadir untuk menyatukan alur pelayanan publik sehingga Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian, KTP Elektronik dan Kartu Keluarga dapat diterbitkan secara tepat, transparan dan real time.
Ke depan, melalui sistem ini juga diharapkan supaya masyarakat bisa mengirim data dari rumah, dari kantor pos, dan terkoneksi langsung dengan sistem Dukcapil yang sudah terintegrasi ke pusat.
“Kalau bisa cepat kenapa dibuat lambat, kalau bisa diproses dari rumah kenapa harus datang jauh-jauh. Sekarang sudah zaman teknologi, jadi tidak ada lagi istilah tidak bisa. Daerah-daerah lain di Indonesia Timur sudah berlomba-lomba berinovasi,” katanya.
Bupati Ratu Wulla juga berharap inovasi ini mampu mempercepat pencetakan berbagai dokumen kependudukan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga pelosok.
“Melalui kerjasama ini kita menyatukan komitmen untuk menghadirkan pelayanan yang berkeadilan, inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Hari ini kita tidak hanya menandatangani dokumen kerjasama, tetapi juga melaksanakan pencatatan perkawinan massal menjadi simbol nyata bahwa negara hadir melindungi dan memberikan kepastian hukum bagi setiap keluarga,” jelasnya.***