Bupati Ratu Wulla Minta Kepala Desa Sosialisasikan Pentingnya Berangkat Kerja Sesuai Prosedur
STORINTT – Bupati Kabupaten Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla meminta kepala desa di 11 kecamatan, khususnya di Kecamatan Wewewa Barat supaya sosialisasi tentang pentingnya berangkat kerja di luar Negeri kepada masyarakat desa melalui jalur legal atau sesuai dengan prosedur.
Sosialisasi di masyarakat desa, pada khususnya terhadap calon Pekerja Migran Indonesia(PMI) dinilai penting karena masyarakat dapat terlindung dari Tindakan Perdagangan Orang(TPO).
Hal itu diminta oleh Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan sosialisasi tentang peningkatan pemahaman pemberangkatan dan perlindungan Pekerja Migran Indonesia(PMI), Selasa(13/01/2026) di Kecamatan Wewewa Barat.
“Berangkat kerja tapi tidak ada alamat yang jelas, ini menjadi persoalan, perdagangan orang ada juga bapak ibu, yang berangkat sehat pulang sakit, berangkat hidup, pulang meninggal dunia,” kata Bupati Ratu Wulla.
Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla mengulang pengalamannya pada saat menjadi anggota Komisi IX DPR RI. Saat itu, kata dia, ada keluhan dari salah satu keluarga PMI yang meninggal dunia di luar Negeri.
Mereka meminta bantuan karena terkendala biaya pesawat dalam memulangkan jenasah PMI tersebut. Kesulitan itu terjadi karena ketika berangkat kerja tidak sesuai prosedur atau ilegal.
“Dan puji Tuhan, kebetulan saya berada di Komisi IX, mitra saya BP2MI, Menteri tenaga kerja, kita melakukan koordinasi dengan baik, Puji Tuhan, jenasah dipulangkan dari luar negeri tanpa biaya apa pun karena ditanggung oleh pemerintah,” ucap Bupati Ratu Wulla.
Untuk itu, Bupati Ratu Wulla mengingatkan supaya calon PMI yang hendak mencari kerja di luar Negeri dapat melalui mekanisme yang berlaku. Dengan begitu, PMI akan mendapat perlindungan dan keselamatan pun terjamin.***
Tinggalkan Balasan