Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Bupati Ratu Wulla: Pesta Adat Merupakan Bagian Penting Dari Identitas dan Kebanggaan Masyarakat Sumba

Nantinya, ketika Ranperda ini ditetapkan sebagai Perda, diharapkan dapat menjadi pedoman yang arif dan konstektual, yang memperhatikan kearifan lokal, menghormati peran para tokoh adat, dan menegaskan prinsip keadilan sosial.(Dokpri Rian Marviriks)

“Kita semua menyadari bahwa pesta adat merupakan bagian terpenting dari identitas dan kebanggaan masyarakat Sumba,” kata Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla.

Bupati Ratu Wulla menyebut tradisi masyarakat Sumba mengandung nilai-nilai luhur, kebersamaan, gotong royong, saling menghormati dan memperkuat hubungan sosial diantara warga.

Baca Juga  Respon Cepat! DPRD Sumba Barat Daya Sudah Disposisi Pengaduan Masyarakat Desa Kahale

Pesta adat juga dinilainya sebagai simbol dari kehidupan budaya kaya dan menjadi sarana pelestarian kearifan lokal yang diwariskan leluhur.

Misalnya, pindah/gali tulang, kubur orang mati, mendiami rumah baru, memberi makan terhadap para leluhur yang dikemas dalam satu sebutan pesta woleka dan sebagainya.

“Yang semuanya ini justru dianggap menjadi faktor penyebab utama lambannya tingkat peryumbuhan atau perbaikan ekonomi keluarga,” tambah Bupati Ratu Wulla.

Baca Juga  Calon Bupati SBD D'Dama Riko Tetap Optimis, 3 Partai Disebut Memberi Lampu Hijau

Namun demikian, dalam perjalanan waktu dan perubahan sosial ekonomi masyarakat, makna pesta adat mulai bergeser. Tidak jarang, pelaksanaannya justru menimbulkan beban ekonomi dan sosial bagi keluarga yang melaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!