Bupati Sumba Barat Daya Sentil Kelompok UMKM Gollu Rade di Wewewa Tengah
TIMEXNTT – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla menyentil Kelompok UMKM Gollu Rade di Desa Omba Rade, Wewewa Tengah.
Ratu menyentil Kelompok UMKM Gollu Rade ketika memberi arahan seusai meresmikan Pos PI Weepanoka di Desa Laga Lete, Wewewa Barat, Jumat(27/03/2025).
Untuk diketahui, Kelompok UMKM Gollu Rade pernah meraih juara satu di Sosial Enterprise Business pada bulan Januari 2022 yang diselenggarakan oleh International Labour Organization (ILO).
ILO merupakan salah satu organisasi yang berada di bawah PBB yang mensupport aktivitas Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di masa pandemi sejak bulan April 2021 lalu.
Kemudian, Kelompok Gollu Rade juga juara dua tingkat Nasional dalam kompetisi UMKM bangkit bersama Bank Negara Indonesia (BNI) dengan porduk unggulannya yakni Teh kelor.
Sejumlah prestasi lainnya juga dimiliki Kelompok UMKM Gollu Rade yang dibawah kendali Soleman Wolla Mawo itu.
Dengan berbagai prestasi yang dimiliki oleh pelaku UMKM lokal, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla berkomitmen dalam mewujudkan program pemberdayaan masyarakat.
“Pemberdayaan masyarakat kita jalankan. Pelaku UMKM kita akan berikan bantuan, suport modal, suport alat kebetulan program Gubernur sama dengan program Kabupaten One Village One Product,” kata Ratu.
Ratu menegaskan, pemerintah tidak hanya sebatas bicara dalam mendukung usaha-usaha pelaku UMKM lokal. Pemerintah akan memberi dukungan berupa alat dan anggaran.
Menurutnya, hal ini bertujuan untuk mendorong produk lokal agar dapat menembus pasar global.
“Kita bukan sekedar bicara, kita dukung dengan alat dan anggaran, agar kita punya UMKM bisa bertumbuh dan berkembang bukan cuma skala lokal tapi juga skala nasional bahkan hingga internasional,” ucap Ratu.
Ratu mencontohkan Kelompok UMKM Gollu Rade yang mempunyai prestasi hingga mengharumkan nama kabupaten, bahkan nama Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, Kelompok UMKM Gollu Rade merupakan satu-satunya kelompok yang pernah di ILO(International Labour Organization).
Untuk itu, dengan semangat pelaku UMKM lokal dalam memproduksi pangan lokal menjadi hasil produk lokal yang berkualitas meski memiliki keterbatasan, pemerintah akan serius dalam memberi perhatian khusus.
“Kita punya UMKM di Gollu Rade sudah bersaing di ILO(International Labour Organization). Masih banyak potensi-potensi yang akan kita dukung,” tandasnya.***
Tinggalkan Balasan