CAK MUNIR: Jangan Pernah Merasa Takut, Oleh Darius Beda Daton
Di kampung halamannya, Batu, Malang, Jawa Timur, dibangun museum cak Munir. Ibu Suciwati istrinya terus berjuang meminta negara mencari siapa pelaku utama pembunuhan suaminya.
Sebab yang dihukum saat itu hanya Policarpus, seorang pilot maskapai Garuda Indonesia. Selain itu tidak ada pelaku lain yang dihukum.
Hari ini genap 21 tahun Cak Munir berpulang. Saya menulis ini sebagai kenangan akan dirinya, seorang aktivis pemberani, pembela hak buruh hingga akhir hayatnya.
Cak Munir, terima kasih ya atas semua ilmu yang ditularkan kepada kami aktivis muda kala itu. Kami terus berikhtiar menjadi pembela bagi mereka yang hak-haknya terabaikan sebagaimana dirimu. Semoga kami mampu.***
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
Tinggalkan Balasan