Capaian Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya Pada Sektor Kesehatan
TIMEXNTT – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla atau Ratu Wulla dan Wakil Bupati, Dominikus Alphawan Rangga Kaka atau Angga Kaka tengah menjalankan program prioritas sebagaimana yang tercantum dalam visi misi mereka.
Bupati Ratu Wulla dan Wakil Bupati Angga Kaka 3 bulan lagi akan memasuki 1 tahun masa jabatan dalam memimpin daerah ini sejak dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025.
Mereka mengusung visi besar Terwujudnya Kabupaten Sumba Barat Daya Hebat yang Berkarakter, Sehat, Cerdas, Berketahanan Pangan, dan Berbudaya Menyongsong Indonesia Emas 2045.
Berbagai capaian konkret yang selaras dengan visi dan misi mereka dalam membangun daerah ini serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat mulai terwujud. Salah satunya dalam sektor kesehatan.
Pada sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonu dan Dominikus Alphawan Rangga sangat fokus dalam melakukan berbagai layanan kesehatan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, bebas dari stunting maupun penyakit menular.
Salah satu bentuk layanan kesehatan yang digencar oleh keduanya adalah pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) disetiap 11 kecamatan.
Per-tanggal 20 Nevember 2025, capaian CKG Kabupaten Sumba Barat Daya adalah 26.213 orang. Angka ini pun naik signifikan dibandingkan pada 23 September 2025, dengan jumlah 2.115 orang yang sudah CKG.
Cek kesehatan gratis adalah layanan yang diberikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya untuk mendeteksi faktor risiko penyakit, kondisi pra-penyakit serta penyakit kronik secara lebih dini.
Pemeriksaan dilakukan dengan pendekatan siklus hidup dan difokuskan pada upaya promotif dan preventif. CKG ini dilakukan di 16 puskesmas dan RSUD Reda Mbolo yang menyebar di 11 kecamatan.
Peningkatan Sarana dan Prasarana
Selain itu, Pemerintah Sumba Barat Daya juga melakukan peningkatan sarana prasarana kesehatan. Hal ini terus menjadi bagian yang utama yang dilakukan oleh Pemerintah Sumba Barat Daya.
Saat ini, sedang membangun Puskesmas baru di Kecamatan Wewewa Timur dan menjadi Puskesmas ke-17 di Kabupaten Sumba Barat Daya, serta rehabilitas Pustu dibeberapa wilayah Puskesmas lainnya.
Kabupaten Sumba Barat Daya juga mendapat Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo ini dengan alokasi anggaran Rp120 miliar.
Untuk pembangunan RSUD Reda Mbolo sekarang sudah mencapai 70,1 persen. Bulan Desember mendatang ditargetkan 100 persen, dan bulan Januari 2026 akan beroperasi.
RSUD Reda Mbolo akan menjadi rumah sakit unggulan di Sumba Barat Daya dan akan diharapkan akan menjadi yang terbaik di Pulau Sumba.
Memperkuat Sumber Daya Manusia(SDM) tenaga kesehatan dengan memberikan kesempatan kepada beberapa dokter, baik PNS maupun non PNS untuk melanjutkan pendidikan sebagai dokter spesialis demi meningkatkan mutu layanan.
Pemerintah melakukan upaya dalam meningkatkan SDM tenaga kesehatan, khusus tenaga dokter melalui program beasiswa.
Program beasiswa tersebut, menyasar 23 mahasiswa kedokteran, masing-masing menerima Rp16 juta dengan total anggaran Rp368.000.000. Beasiswa tersebut sudah disalurkan.
Untuk memastikan layanan kesehatan supaya semaki efisien, transparan dan mandiri, pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) bagi 7 Puskesmas dan RSUD Reda Mbolo.***
Tinggalkan Balasan