Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Cuma Gara-Gara Ditegur Pakaian Tidak Rapi, SDM Weetombo SBD Diserang Balik: Kaca Pecah

Rian Marviriks Storintt.id
Tak hanya kaca jendela, tampak dalam video speaker milik sekolah juga dipotong menggunakan senjata tajam. Bodi speaker tampak robek.

STORINTT – Hanya gara-gara persoalan teguran pakaian tidak rapi, sebuah sekolah dasar di Wewewa Selatan harus menjadi korban amukan, Sabtu(24/10/2026).

Peristiwa itu terjadi di Sekolah Dasar Masehi (SDM) Weetombo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya. Videonya yang berdurasi 2 menit 49 detik kini viral di media sosial.

Dalam video tampak kondisi sekolah yang rusak parah. Kaca-kaca jendela kelas pecah dan hancur berserakan di lantai, diduga dihantam menggunakan kayu dan batu.

“Dan terjadi lagi. Tapi kali ini live bos,” tulis pengunggah video tersebut dalam memberi keterangan pada unggahannya.

Tak hanya kaca jendela, tampak dalam video speaker milik sekolah juga dipotong menggunakan senjata tajam. Bodi speaker tampak robek.

Sementara di luar kelas, tampak sejumlah guru berdiri dengan raut wajah panik dan kebingungan. Mereka terlihat syok melihat kondisi sekolah yang porak-poranda.

Menurut perekam video, saat kejadian para siswa sedang fokus mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dalam kelas. Tiba-tiba sekelompok orang datang dan langsung melakukan penyerangan.

Akibatnya, suasana belajar yang seharusnya aman dan nyaman berubah menjadi mencekam. Siswa-siswi berhamburan, berteriak ketakutan, dan berusaha menyelamatkan diri.

“Kami punya sekolah hancur ini. Mereka (siswa) sementara belajar tadi, langsung sudah dong pukul pakai kayu kudung di belakang. Ibu Enjel saja kena kaca, dia ada pingsan tadi,” ungkap perekam video dengan suara gemetar.

Menurutnya, kejadian bermula saat salah satu rekan guru ditegur karena berpakaian tidak terlalu rapi saat mengajar.

Teguran tersebut ternyata tidak diterima. Oknum guru itu justru memaki-maki guru yang menegurnya, lalu pulang dan melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Tak lama berselang, keluarga oknum tersebut datang menyerang sekolah saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sedang berlangsung. Siswa yang sedang belajar pun panik dan berhamburan.

“Ampun sudah teman-teman FB yang baik hati dan tidak sombong, saya tidak balas satu-satu lagi ya, ini kejadian di SDM Wee Tombo, kecamatan Wewewa Selatan Kab SBD. Ada salah satu rekan guru yang ditegur karena berpakaian tidak terlalu rapi, nah dia tidak mau terima sudah. Jadi dia maki-maki guru yang tegur dia. Habis itu dia pulang lapor keluarga. Jadi mereka serang sekolah sementara KBM,” tulis pengunggah video menjawab komentar warganet.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten SBD maupun pihak kepolisian setempat.***

Tutup
error: Content is protected !!