Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dalam Setahun 2 Kali Terjadi Keracunan Diduga Karena Menu MBG, Bupati Ratu Wulla Ingatkan SPPG

Rakor dan evaluasi ini berlangsung pasca keracunan yang dialami oleh ratusan siswa-siswi di Sumba Barat Daya yang diduga karena mengonsumsi menu MBG. Keracunan tersebut terjadi pada bulan Juli dan November 2025.

Lebih lanjut, Bupati Ratu Wulla menuturkan, program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk masa depan generasi bangsa, termasuk generasi Sumba BaratDaya. Gizi yang baik adalah fondasi utama bagi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif.

Bupati Ratu Wulla meyakini, anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi akan lebih sehat, lebih cerdaa dan lebih siap untuk belajar.

Ia menyebut keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan tetapi tentunya akan berdampak terhadap penurunan angka stunting, peningkatan daya konsetrasi belajar siswa dan kebiasaan hidup sehat melalui kebiasaan makan makanan bergizi yang mulai tertanam sejak usia dini.

Baca Juga  Dugaan Keracunan Menu MBG Terhadap Puluhan Siswa, Polres SBD Sudah Panggil Ahli Gizi SPPG Tambolaka

“Saya berharap agar pelaksanaan program MBG di Kabupaten Sumba Barat Daya dilaksanakan secara maksimal dengan memperhatikan kualitas makanan yang disajikan mulai dari pengolahan, pengepakan dan distribusi sampai dikonsumsi anak-anak di sekolah dalam keadaan baik dan aman,” tambahnya.

Baca Juga  Video! Program 100 Hari Kerja Bupati SBD

Sehubungan dengan adanya KLB keracunan makanan yang telah terjadi beberapa waktu yang lalu sebanyak 2 kali yaitu pada bulan Juli dan November, Bupati Ratu Wulla menegaskan kepada SPPG, pihak sekolah dan Yayasan agar melakukan evaluasi secara serius, merumuskan langkah-langkah perbaikan secara nyata dalam pengelolaan MBG agar ke depan peristiwa serupa tidak terulang menimpa anak-anak sekolah di Sumba Barat Daya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!