Dana Desa Tak Tepat Sasaran, Angga Kaka Ingatkan Pendamping Desa; kalau keterlaluan kita gas
TIMEXNTT – Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominkus Alphawan Rangga Kaka menyoroti kerja-kerja seluruh pendamping desa. Pasalnya, tugas seorang pendamping tidak terlepas dari keberhasilan pembangunan tingkat desa.
Diketahui, pendamping desa memiliki salah satu tugas dalam memfasilitasi dan pendampingan terhadap kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan Pembangunan Desa.
Selain itu, pendamping desa juga memiliki tugas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Dengan begitu, masyarakat bisa terlibat aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan.
Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Dominikus Alphawan Rangga Kaka atau Angga Kaka mengingatkan supaya pendamping desa dapat menjalankan tugas dengan baik.
Angga Kaka menegaskan, pendamping desa harus serius mendampingi desa mulai dari proses perencanaan hingga pada pertaggungjawaban. Selama kepememipinan mereka seluruh desa wajib tertib administrasi.
“Masa kepemimpinan sekarang wajib tertib administrasi, mulai dari proses perencanaan. Dan kalau tidak mampu kita tindak tegas mulai dari PMD, Camat. Mohon maaf teman-teman pendamping, kami punya komunikasi ke atas. Kalau tidak mampu mendampingi maka akan minta ganti. Begitu pun dengan teman-teman pendamping teknik. Tidak selamanya jadi pendamping teknik kan ada loncatan jadi TA,” tegasnya.
Angga Kaka menegaskan hal itu karena di masa kepemimpinan mereka pembangunan tingkat desa dapat dirasakan oleh masyarakat. Dan juga, desa-desa di Kabupaten Sumba Barat Daya dapat menjadi contoh di daerah lain.
Namun demikian, diakuinya bahwa keberhasilan itu dapat terjadi apabila pemerintah desa mendukung program-program pemerintah kabupaten.
Jika ditemukan kepala desa yang menyalahgunakan dana desa dan tidak tertib administrasi, pemerintah kabupaten tak segan-segan akan mengambil langkah tegas.
“Tapi kuncinya ada di desa. Jangan sampai nanti pada saat pencalonan bapak mama kepala desa merengek-merengek minta rekomendasi. Yang tidak tertib administrasi, bermaslah, sory sory saja, Inspektorat tindak lanjut. Kalau sudah keterlaluan kita gas,” tuturnya.***
Tinggalkan Balasan