Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dengan Rendah Hati, Wakil Ketua DPRD SBD Meminta Maaf Kepada Wartawan

Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya(SBD), Yusuf Bora dengan legowo meminta maaf kepada seluruh wartawan.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya(SBD), Yusuf Bora dengan legowo meminta maaf kepada seluruh wartawan.

Permintaan maaf ini buntut dari pernyataannya yang dianggap melecehkan profesi wartawan beberapa hari lalu.

Yusuf Bora yang juga PLT DPD Perindo SBD ini menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dalam konferensi pers, Rabu(11/06/2025).

Dikesempatan itu, Yusuf Bora mengatakan, terakait dengan berita yang sedang beredar luas dikalangan publik terjadi karena mis komunikasi.

“Kami sebagai saudara bersaudara, adik kakak, ada mis komunikasi dalam pernyataan yang mungkin keluar, yang sebetulnya itu hanya kesalahpahaman bukan ada unsur menyerang wartawan atau apapun,” kata Yusuf Bora.

Yusuf Bora mengakui dirinya besar juga karena karya-karya jurnalistik selama ini. Sehingga ia meminta supaya tidak ada lagi riak-riak yang berkelanjutan.

Baca Juga  TEGAS! Menepis Isu Agama di Pilkada SBD, LPM; Bagaimana dengan saya yang Marapu?

Menurutnya, perbedaan itu adalah hal biasa yang sering terjadi, namun diyakininya jika dengan perbedaan ini disatukan akan menjadi hal baik pula.

“Karena secara pribadi, saya besar karena jurnalis. Dan saya dengan Pak Fredi sudah saling terbuka, dan saya juga minta maaf bilamana pernyataan saya secara telefon sudah keliru,” katanya lagi.

Yusuf Bora berharap supaya Pemerintah, DPRD dan Jurnalis tetap berkolaborasi dalam membangun daerah Sumba Barat Daya.

Sementara itu, Wartawan TVRI Kupang, Fredi Ladi menerima dengan baik atas permintaan maaf yang disampaikan oleh PLT DPD Perindo, Yusuf Bora.

Dengan kejadian ini, Fredi Ladi berharap supaya dijadikan pengalaman berharga untuk semua pihak, terlebih khusus pejabat-pejabat diseluruh Nusantara, khususnya di Sumba Barat Daya, NTT.

Baca Juga  Pemerintah Sumba Barat Daya Dapat Penghargaan UHC Awards 2026, Golkar Acungkan Jempol

Ia juga berharap supaya kerja-kerja Jurnalistik dapat berdampak untuk perkembangan dan pembangunan daerah ini.

“Secara pribadi, saya juga telah menerima itu, dan memaafkan. Dan kita berharap, agar kejadian-kejadian seperti ini di seluruh Nusantara, tidak ada lagi pejabat-pejabat publik yang keluarkan bahasa-bahasa yang merendahkan profesi Jurnalis,” katanya.

“Kita berharap ketika kita sama-sama bergandengan tangan, maka tentu apa yang kita harapkan untuk pembangunan Nusa Tenggara Timur, terlebih khusus wilayah Sumba Barat Daya, daerah ini terus berkembang melalui kerja-kerja jurnalistik,” harapnya lagi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!