Di Banten, Bupati Ratu Wulla Kenakan Sarung Adat Sumba di Tengah Keramaian Pejabat: Simbol Penghormatan dan Identitas
STORINTT – Ada hal berbeda yang dan unik dalam kegiatan fashion show wastra nusantara tahun 2026 di Tangerang, Banten.
Di tengah keramaian para pejabat yang menggunakan setelan seragam rapi dan serba formal, kehadirian Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla justru memilih mengenakan sarung adat hingga mencuri perhatian publik.
Bukan sekedar unik, tentunya ini juga sebagai bentuk komitmen seorang pemimpin dalam melestarikan warisan leluhur. Apalagi, busana adat menyimpan nilai sentimental dan sejarah bagi warga lokal.
Pemimpin yang mengenakannya secara tidak langsung menyampaikan pesan bahwa ia adalah bagian dari rakyat, menghormati leluhur, dan tidak lupa dari mana ia berasal.
Momen tersebut juga tidak sekadar menjadi pemandangan yang unik secara visual, tetapi juga membawa pesan budaya yang mendalam bagi masyarakat yang dipimpinnya.
Biasanya, penampilan mengenakan pakaian adat terlihat dalam momen-momen seperti upacara peringatan hari kemerdekaan. Namun, hal berbeda itu ditunjukan oleh Bupati Ratu Wulla dalam kegiatan wastra nuasantara yang digelar di Kabupaten Tangerang, Banten. Ia tampil dengan sarung adat Sumba, dan menggunakan aksesoris budaya lokal Sumba Barat Daya, NTT.
Tentunya, keputusan Bupati Ratu Wulla untuk memakai busana daerah merupakan bentuk keberanian moral dan komitmen terhadap akar budaya lokal.
Kehadiran busana adat di forum resmi pejabat pemerintah menegaskan bahwa keberagaman adalah kekuatan utama bangsa.
Langkah ini membuktikan bahwa menjadi pejabat modern yang profesional tidak harus mencabut seseorang dari akar budayanya. Sebaliknya, identitas lokal justru memperkaya warna kepemimpinan nasional.
Aksi ini patut menjadi dorongan bagi generasi muda agar tidak malu menunjukkan identitas daerahnya.
Tentunya juga, ketika seorang pemimpin daerah bisa tampil percaya diri dan berwibawa dengan pakaian adat di forum pejabat, hal itu membawa pesan kuat bahwasannya keanekaragaman tradisi adalah kebanggaan yang harus terus dirawat.***