Di Desa Kadu Eta SBD, Seorang Ibu Hidup Bersama 3 Anak Digubuk Reot: Tak Ada Tanah Untuk Bangun Rumah Layak Huni
Selain itu, @Ancelalo juga memberi keterangan secara lengkap dipostingan video tersebut. Ditulisnya, tampak luar dalam gubuk itu tidak layak dihuni. Sedangkan, suami dari ibu rumah tangga itu disebut sudah lama merantau.
@Ancelalo juga mengutip pernyataan seorang ibu itu bahwa hampir seluruh atap sudah bocor. Gubuk itu beratapkan alam. Sehingga setiap kali musim hujan, mereka harus berlindung di bawah atap yang masih bisa menahan derasnya air hujan.
“Tampak luar dalam dari rumah yang mereka huni,ibu ini tinggal bersama ketiga anaknya, suami sudah lama merantau, menurut penyampaian ibu rumah tersebut hampir seluruh atapnya bocor, jadi ketika hujan harus cari sisi atap yang tidk bocor untuk bisa berlindung,” tulis @Ancelalo.
Namun demikian, beberapa pihak sudah pernah mendatangi gubuk reot itu, termasuk Pemerintah Desa setempat. Sayangnya, keluarga itu menolak karena tak lagi mempunyai tanah untuk membangun rumah.
Tinggalkan Balasan