Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Di Desa Kadu Eta SBD, Seorang Ibu Hidup Bersama 3 Anak Digubuk Reot: Tak Ada Tanah Untuk Bangun Rumah Layak Huni

Seorang ibu di Desa Kadu Eta, Kecamatan Kodi Utara harus hidup bersama 3 anaknya digubuk reot lantaran tidak punya tanah untuk membangun rumah layak huni.(Dok. Tangkapan Layar Facebook @Ancelalo)

Selain itu, @Ancelalo juga memberi keterangan secara lengkap dipostingan video tersebut. Ditulisnya, tampak luar dalam gubuk itu tidak layak dihuni. Sedangkan, suami dari ibu rumah tangga itu disebut sudah lama merantau.

@Ancelalo juga mengutip pernyataan seorang ibu itu bahwa hampir seluruh atap sudah bocor. Gubuk itu beratapkan alam. Sehingga setiap kali musim hujan, mereka harus berlindung di bawah atap yang masih bisa menahan derasnya air hujan.

Baca Juga  Bayi yang Ditemukan di Depan Kios Kota Tambolaka Diberi Nama Eshar, Keluarga Minta Jangan Viralkan Lagi

“Tampak luar dalam dari rumah yang mereka huni,ibu ini tinggal bersama ketiga anaknya, suami sudah lama merantau, menurut penyampaian ibu rumah tersebut hampir seluruh atapnya bocor, jadi ketika hujan harus cari sisi atap yang tidk bocor untuk bisa berlindung,” tulis @Ancelalo.

Baca Juga  PMD SBD Sebut Kepala Desa Panenggo Ede Bisa Diberhentikan; Kami dukung, sekdes yang ditunjuk

Namun demikian, beberapa pihak sudah pernah mendatangi gubuk reot itu, termasuk Pemerintah Desa setempat. Sayangnya, keluarga itu menolak karena tak lagi mempunyai tanah untuk membangun rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!