Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Diduga Kerja Abal-Abalan Dengan Habiskan Rp300 Juta; Itu bukan pokir DPRD

Bahkan, Dengan total anggaran yang bombastis itu, masyarakat menduga bahwa pekerjaan jalan usaha tani dilakukan secara abal-abalan.(Dokpri Rian Marviriks)

Kendati tersiar informasi yang membuat masyarakat bertanya-tanya soal kepastian sumber anggaran jalan tersebut, Kabid PSP Dinas Pertanian SBD, Haris Matutina angkat bicara.

Haris menegaskan, jalan usaha tani di Desa Kabali Dana merupakan murni dikerjakan oleh kelompok tani dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus(DAK).

Baca Juga  Soleman Natara: Saya Batal Kerja Sumur Bor di Kelompok itu

Sehingga dalam hal ini, Dinas Pertanian SBD sebagai pengawas. Sedangkan jalan ini dikerjakan oleh kelompok tani Tunas Baru. Bukan Pokir DPRD.

“Itu bukan Pokir DPRD. Pekerjaan itu murni dari Dinas Pertanian yang dikelolah oleh kelompok tani Tunas Baru,” tegas Haris.

Haris menjelaskan, penandatangan kontrak berlangsung pada bulan April tahun 2024 silam. Sementara kalender kerja dilangsungkan hingga pada bulan Desember 2024.

Baca Juga  Daftar Penerima Bansos Desa Waimangura dan Desa Taworara Tahun 2025

Lebih lanjut, Haris menuturkan, pengerjaan itu menggunakan sistem sewakelola. Mengingat karena kelompok tani tidak memiliki alat berat maka mereka melakukan perjanjian kerja bersama Utama Motor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!