Diduga Sudah Direncanakan, Dappa Bulu Mendapat Kecaman Berat, Sudah Dipolisikan
TIMEXNTT – Oknum anggota DPRD SBD Dapil III, Dappa Bulu kini menuai kecaman dari berbagai pihak atas perbuatannya yang menghalangi proses kampanye sekaligus peresmian posko pemenangan Ratu Angga di Desa Webaghe, Kecamatan Wewewa Selatan.
Terkonfirmasi, Sekretaris Tim Pemenang Paslon Ratu Angga, Anus Kette membenarkan tim koalisi Ratu Angga resmi melaporkan perbuatan oknum anggota DPRD SBD, Dappa Bulu di Bawaslu SBD dan Polres SBD.
Menurutnya, perbuatan tak terpuji yang dilakukan oleh oknum DPRD SBD telah merugikan paslon Ratu Angga dan partai koalisi.
“Ia, tadi siang kami tim koalisi sudah laporkan di Bawaslu dan di Polres SBD atas perbuatan oknum anggota DPRD itu,” kata Anus Kette kepada timexntt.id, Kamis(31/10/2024) ketika dikonfirmasi via telefon.
Anus Kette menjelaskan, persoalan yang yang terjadi di Desa Webaghe patut diduga telah direncanakan oleh oknum anggota DPRD SBD tersebut. Sebab, sedari awal pembuatan posko tidak ada aksi protes yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD itu.
Namun, masih kata Anus Kette, oknum DPRD SBD itu malah melakukan protes atau menghadang ketika paslon Ratu Angga sedang meresmikan posko tersebut.
“Persoalan kemarin ini patut kita praduga, kenapa, sebenarnya ketika posko dibangun sejak awal itukan sudah harus dilarang, kalau memang betul lokasi itu milik dia(Dappa Bulu),” tutur Anus Kette.
“Tetapi, ujung-ujung mau diresmikan oleh paslon baru membuat sebuah reaksi seolah-olah inikan hanya mau membuat provokasi. Patut kita duga bahwa sudah ada perencanaan dari awal menunggu pada saat diresmikan,” tuturnya lagi.
Anus Kette menegaskan, tim pemenang paslon Ratu Angga selalu mengedepankan hubungan sosial yang baik dengan pihak manapun.
Hal itu dilakukan Tim Pemanang Ratu Angga demi menjaga supaya proses Pilkada SBD dapat berjalan dengan aman, damai dan tentram.
Untuk itu, Anus Kette mengaku mempercayai dan meyakini bahwa Bawaslu SBD dan Kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut.
“Silakan Bawaslu menilai dan dari Kepolisian menilai bahwa tanggung jawab kami sebagai tim dalam menciptakan pesta demokrasi yang damai, aman, tentram, senyum masyarakat ini tidak boleh terpetak-petak sudah kami lakukan. Kami percaya dan yakin. Kita serahkan dipihak penegak hukum,” yakin Anus Kette.
Sementara itu, dihubungi terpisah, anggota DPRD SBD Dapil III dari Partai bermoncong putih, Octavianus Dapa Talu menyayangkan atas tindakan Dappa Bulu yang juga seorang anggota DPRD dari Dapil III.
Octavianus yang juga mantan wartawan itu menyebut tim pemenang Ratu Angga sudah mengambil jalur hukum untuk diproses lebih lanjut.
“Jadi tim pemenang sudah mengambil sikap,” kata Octavianus ketika dihubungi timexntt.id, Kamis(31/10/2024).
Mengingat, calon Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka merupakan kader murni yang diusung oleh PDIP, Octavianus mengaku juga mendapat perintah dari pimpinan partai untuk segera membuat pengaduan di Bawaslu SBD dan Polres SBD.
“Pimpinan partai tadi tadi malam sudah perintahkan untuk segera melaporkan karena tindakan oknum DPRD SBD dinilai sudah menghadang atau mengahalangi paslon Ratu Angga untuk melakukan kampanye,” ungkapnya.
Sebagai anggota DPRD dari Dapil III, Wewewa Barat dan Wewewa Selatan, Octavianus juga menduga tindakan oknum DPRD dari Partai Gerindra itu sengaja membuat kekacauan.
“Dia kami duga bahwa memang sengaja mau membuat kacau dengan alasan yang tidak jelas,” sebutnya.***
Tinggalkan Balasan