Dinas Pertanian SBD Minta Petani Tunggu Hasil Audit, Inspektorat Bantah: Tidak Perlu Tunggu Kami Untuk Pencairan, Tidak Ada Mekanisme Itu
Kendati membantah pernyataan pihak Dinas Pertanian, Theofilus menegaskan, proses pemeriksaan tetap dilakukan meski pencairan tahap II dan III belum dilakukan oleh 5 kelompok tersebut.
Sayangnya, ia tidak berkomentar banyak, apakah pemeriksaan pernah dilakukan secara menyeluruh terhadap 28 kelompok tani lainnya yang diduga menggunakan merk Lorentz selama proses pekerjaan sehingga bisa melakukan pencairan tanpa kendala.
“Sekarang baru kami lakukan audit. Soal uang belum cair itu kita tetap audit. Audit itu tidak selamanya tunggu selesai,” katanya lagi.
Lebih lanjut, Theofilus menuturkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dalam penggunaan spek barang yang digunakan. Bukan soal merk sebagaimana yang awalnya dipersoalkan oleh pihak Dinas Pertanian.
Ia menjelaskan, barang yang digunakan oleh kelompok perlu diperhatikan speknya guna memastikan pekerjaan sesuai dengan juknis yang ditetapkan.
“Speknya bagaimana? Kalau tidak sesuai dengan spek? Siapa yang mau bermasalah? Soal spek saja,” tambahnya.
Tinggalkan Balasan