Dipecat Dari Aparat Desa Denduka, Pemuda ini Mendadak Mengaku Wartawan Hingga Dipolisikan
“Semestinya dia harus memberi ruang kepada saya untuk memberikan hak jawab saya sebagai pihak yang dirugikan. Saya terbuka. Tetapi tidak pernah dihubungi untuk konfirmasi sebagaimana informasi yang beredar di facebooknya itu,” sebutnya.
Lebih lanjut, Yohanes mengaku kecewa karena hasil klarifikasinya ketika berada di Polres SBD. Padahal oknum wartawan itu juga menghadiri klarifikasi tersebut.
Sebelumnya, sebagaimana diberitakan, buntut dari kegaduhan itu, sejumlah insan pers di Sumba Barat Daya mengambil tindakan dalam menyikapi persoalan tersebut.
Sejumlah insan pers yang menamai diri sebagai Jurnalis Muda SBD, Jumat 19 Juli 2024 tadi mendatangi Mapolres SBD.
Kedatangan mereka diterima langsung Kanit SPKT, Iksan dan sejumlah anggota Polres yang bertugas piket.
Kehadiran mereka untuk berkonsultasi dan melaporkan terkait keberadaan oknum yang mengataskannamakan wartawan, JD yang cukup meresahkan.
Kepada wartawan, usai berkonsultasi, wartawan victorynews.id, Frengky Keban mengatakan kalau kehadiran pihaknya untuk berkonsultasi terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial.
Tinggalkan Balasan