Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

Dipecat Dari Aparat Desa Denduka, Pemuda ini Mendadak Mengaku Wartawan Hingga Dipolisikan

TIMEXNTT – Masyarakat Desa di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT dihebohkan dengan sikap tak terpuji yang dilakukan oleh seorang pemuda yang dipecat dari aparat Desa Denduka, Kecamatan Wewewa Selatan, SBD.

Mirisnya, setelah dipecat sebagai aparat Desa Desa, ia tiba-tiba mengejutkan publik dengan aksi gelagaknya di media sosial.

Oknum mantan aparat desa itu mengaku sebagai wartawan hingga diduga melakukan keonaran di media sosial dengan melakukan live streaming di akun facebook miliknya.

Mirisnya lagi, ia diduga membuat keonaran di salah satu desa yang berada di Kecamatan Wewewa Selatan dengan mengaku sebagai wartawan tanpa memperhatikan kode etik jurnalistik.

“Saya dituduh dan difitnah. Dia mengaku sebagai wartawan tetapi tidak pernah konfirmasi kepada saya tentang apa yang dinarasikannya dalam video live di facebook,” ngaku Penjabat Desa Wewewula,Yohanes Umbu Leba, Rabu(17/07/2024) lalu di Polres SBD.

Menurutnya, sebagai wartawan tentunya punya etika yang baik dalam menyiarkan informasi yang hendak dikonsumsi publik.

Bahkan, Penjabat Desa Wee Wulla menilai oknum wartawan tersebut sudah membuat keonoran. Pasalnya, oknum wartawan tersebut tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

“Semestinya dia harus memberi ruang kepada saya untuk memberikan hak jawab saya sebagai pihak yang dirugikan. Saya terbuka. Tetapi tidak pernah dihubungi untuk konfirmasi sebagaimana informasi yang beredar di facebooknya itu,” sebutnya.

Baca Juga  Oknum Polisi Menggiring Wartawan Floresa Untuk Menirukan Pernyataan Klarifikasi; Kami akan kena nanti kalau kraeng beri klarifikasi di Polres

Lebih lanjut, Yohanes mengaku kecewa karena hasil klarifikasinya ketika berada di Polres SBD. Padahal oknum wartawan itu juga menghadiri klarifikasi tersebut.

Sebelumnya, sebagaimana diberitakan, buntut dari kegaduhan itu, sejumlah insan pers di Sumba Barat Daya mengambil tindakan dalam menyikapi persoalan tersebut.

Sejumlah insan pers yang menamai diri sebagai Jurnalis Muda SBD, Jumat 19 Juli 2024 tadi mendatangi Mapolres SBD.

Kedatangan mereka diterima langsung Kanit SPKT, Iksan dan sejumlah anggota Polres yang bertugas piket.

Kehadiran mereka untuk berkonsultasi dan melaporkan terkait keberadaan oknum yang mengataskannamakan wartawan, JD yang cukup meresahkan.

Kepada wartawan, usai berkonsultasi, wartawan victorynews.id, Frengky Keban mengatakan kalau kehadiran pihaknya untuk berkonsultasi terkait dugaan pencemaran nama baik di media sosial.

“Dugaan itu muncul setelah sebelumnya ada klarifikasi soal kejadian pengrusakkan jalan rabat di Desa Weewula Rabu lalu. Kami hadir untuk membantu meluruskan soal kerja media mengingat salah satu oknum yang mengatasnamakan wartawan disebut pasang badan untuk masalah ini padahal sebagai wartawan tugas kita adalah menulis,” katanya.

Dirinya mengatakan usai klarifikasi tersebut oknum JD kemudian menulis status yang mengarah kepadanya kendati di satu tidak menyebut nama.

Baca Juga  Tidak Merasa Meminta Jatah Reman, Kadis PMD SBD Malah Memberi Klarifikasi, Ada Apa?

“Iya tidak sebut nama tapi dilihat dari rentang waktu itu bertalian sekali apalagi di forum anggota polres sempat menyampaikan ke dia kalau ada wartawan senior di sini,” tambahnya.

Selain itu, katanya kehadiran mereka juga ingin mengadukan oknum yang mengatasnamakan wartawan JD yang selama ini terkesan memaksa sejumlah kasus yang ada di desanya.

Bahkan ketika aduannya itu tidak diterima, dirinya malah membuat siaran langsung untuk menyudutkan institusi mitra media seperti Kepolisian, TNI dan Kejaksaan.

“Selain institusi tadi. Beberapa dinas dan badan pun diketahui mengalami hal yang sama. Bahkan beberapa mengaku ke kami. Kami tidak mau profesi ini dilecehkan dengan kerja-kerja diluar kode etik. Bagaimana pun sebagai mitra tugas kita hanya menulis bukan memaksa orang untuk mengikuti apa yang jadi keinginan kita. Kami malu sebagai jurnalis ada oknum yang mengatasnamakan wartawan seperti itu,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Tipidter Satreskrim Polres SBD, Bripka Muhammad Nur di kesempatan tersebut memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil para Jurnalis Muda SBD.

“Terima kasih sudah datang. Kami akan cermati aduan teman-teman,” katanya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!