Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

DISOROT!! Dispora SBD Segera Bayar Honorarium U-17 Soeratin Cup: Satu Pemain Rp1,5 Juta, Total Anggaran Rp240 Juta

Kecaman ini pun datang dari berbagai pihak dalam menyoroti sikap Dispora SBD yang dinilai tidak memperhatikan nasib putra-putra daerah yang sudah berjuang dalam mengharumkan nama daerah ini.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD) mendapat sorotan karena dituding lambat membayar honorarium pemain U-17 SBD yang berlaga di Soeratin Cup, termasuk honorarium official.

Dikabarkan, tim U-17 SBD pernah dijanjikan oleh Dispora SBD akan membayar honorarium mereka ketika masih berada di Kupang. Namun, janji tersebut tidak ditepati hingga para pemain kembali di kampung halaman, Sumba Barat Daya.

Kecaman ini pun datang dari berbagai pihak dalam menyoroti sikap Dispora SBD yang dinilai tidak memperhatikan nasib putra-putra daerah yang sudah berjuang dalam mengharumkan nama daerah ini.

Keterlambatan Dispora SBD dalam membayar honorarium para pemain dan pelatih menghadirkan berbagai spekulasi bahwa terjadi penyalahgunaan anggaran.

Kendati mendapat sorotan dari berbagai pihak, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumba Barat Daya John Tende membantah tudingan tersebut. Menurutnya, honorarium para pemain tetal dibayarkan, termasuk honorarium U-15.

Baca Juga  Ratu Wulla Terpilih Sebagai Ketua KONI Sumba Barat Daya periode 2025-2030

“Kita tetap bayarkan. Semua tercover dalam anggaran perubahan tahun anggaran 2025 melalui DPAD PPA Dispora SBD sehingga kalau ada yang bilang kami tidak urus itu, tidak benar,” kata John Tende, Senin(25/08/2025).

Ia menjelaskan, anggaran yang dihabiskan selama proses pertandingan kurang lebih Rp240 juta. Anggaran ini termasuk pemenuhan kebutuhan para pemain dan pelatih, termasuk honorarium.

Sedangkan, khusus honorarium pemain U-17 adalah Rp1,5 juta per orang, sedangkan untuk pelatih Rp350 ribu per hari selama 17 hari.

“Tetap dibayarkan nanti dengan uang honorarium masuk ke rekening masing-masing dengan nominal Rp1,5 juta per pemain. Sedangkan untuk pelatih dan tim Rp350 ribu per hari selama 17 hari,” katanya lagi.

Baca Juga  Bupati SBD Minta LHP Dana Desa, Inspektorat Akan Sampaikan Hari ini

Sementara itu, U-15, mereka juga akan mendapat honorarium Rp1,5 per orang. Termasuk pelatih 2 orang dan manajer 2 orang.

“U-15 itu yang bisa kami masukan dalam perubahan, ada uang saku istilahnya, Rp1,5 juta per orang dikali dengan 20 orang. Ditambah pelatih 2 dan manajer 2 orang. Jadi 24 itu dikali Rp1,5 juta. Ditambah dengan uang tiket tol laut, itu sekitar Rp8 jutaan, itu Rp300 ribu dikali 24 orang,” ungkapnya lagi dan ditambahkan oleh Kabid, Paulus L Wenyi.

Namun demikian, dirinya menyebut pencairan belum bisa dilakukan karena saat ini pihaknya masih harus merampungkan DPA sesuai arahan dari tim anggaran daerah.

“Baru mulai hari ini untuk pengurusannya sehingga memang butuh waktu. Kalau sudah, segera dibayar langsung ke rekening masing-masing pemain,” katanya lagi.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!