Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

DPC PDIP SBD Tegaskan Semua Caleg Terpilih dan Kader Wajib Tegak Lurus

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:0facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 90.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

TIMEXNTT – Pendaftaran calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumba Barat Daya periode 2024-2029 di KPU kian mendekat.

Banyak spekulasi yang menyebut bahwa mesin partai bisa saja tidak aktif dalam memainkan perannya di akar rumput.

Bahkan, ada yang menilai jika mendapat dukungan dari sejumlah partai politik tidak semerta-merta menjadi indikator kemenangan.

Sebab bukan hanya jumlah bendera yang berhasil direbut akan tetapi aktifnya mesin partai di lapangan pun disebut juga dibutuhkan.

Kendati banyak spekulasi yang sering dijadikan atensi publik, Ketua DPC PDIP SBD, Kornelis Kodi Mete memastikan mesin partai pemenang Pileg bulan Februari lalu itu akan tetap militan, loyal dan solid.

Baca Juga  Pertanahan Sumba Tengah Minta Masyarakat Lakukan Alih Media ke Sertifikat Elektronik

“Aturan partai itu menjadi pijakan. Begitu calon gubernurnya si A dari PDIP wajib loh, saya akan perintahkan hingga ke bawah wajib ikut,” tegasnya.

Namun, jika ditemukan caleg terpilih periode 2024-2029 yang tidak taat termasuk kader-kader partai maka akan mendapat sanksi.

Hal yang sama juga diberlakukan terhadap Pilkada SBD yang sedang berproses. Sehingga ditegaskannya lagi wajib semua kader partai bekerja keras dalam memenangkan Pilkada SBD.

Baca Juga  Presiden Timor Leste Memberi Cindera Mata Kepada Armin Ate Penyandang Disabilitas Dari SBD NTT

Mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT itu akan memberi peringatan jika ditemukan caleg yang terpilih tidak loyal terhadap perintah partai. Bahkan disebutnya bisa berdampak pada PAW.

“Pasti ada sanksinya. Mengingatkan. Bisa aja berdampak pada PAW,” tegasnya.

Disisi lain, Ia meminta supaya semua caleg dari PDIP yang ikut berkompetisi pada pileg kali lalu tetapi tidak lolos supaya tidak kecewa.

Pasalnya, perolehan satu kursi dari setiap dapil di Sumba Barat Daya disebutnya hasil gotong royong mereka.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!