Storintt

Dari NTT Untuk Indonesia

DPRD SBD Sebut Kasus Desa Panenggo Ede Sudah Lama; kantor desa lebih kalah dari kandang kambing

DPRD Sumba Barat Daya mengecam keras perbuatan Kepala Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Marten Mete dalam menggunakan dana desa.(Dokpri Rian Marviriks)

TIMEXNTT – DPRD Sumba Barat Daya mengecam keras perbuatan Kepala Desa Panenggo Ede, Kecamatan Kodi Balaghar, Marten Mete dalam menggunakan dana desa.

Bagaimana tidak, keluhan masyarakat selama kepemimpinan Marten Mete disebut oleh DPRD Sumba Barat Daya sudah berlangsung lama. Namun, kepala desa malah cuek dan tidak menindaklanjuti keluhan-keluhan tersebut.

Baca Juga  Rincian Dana Desa Kabupaten Sumba Barat 2025, Desa Dede Kadu Rp1,2 Miliar

“Desa Panenggo Ede sudah lama kasusnya. Jadi ini sudah pada titik jenuh masyarakat sehingga sampai kepada DPR,” kata seorang Anggota DPRD Sumba Barat Daya, Ansel Kondo ketika melakukan Kunker di Desa Panenggo Ede beberapa hari lalu.

Baca Juga  Fraksi PDI Perjuangan SBD Satu Komando: Kami Tetap Solid Dukung Pemerintah, Sudah Biasa Diterpa Isu Liar

Ansel yang merupakan Anggota DPRD yang baru terpilih pada pileg tahun lalu menyoroti jumlah dana desa yang bombastis terus mengalir di Desa Panenggo Ede.

Sayangnya, pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat dinilainya tidak nampak alias nihil. Hal inipun memicu kemarahan Ansel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!